Oct 20

Keuangan Negara Bukti Gagalnya Pengelolahan Keuangan Negara Bukti Gagalnya Pengelolahan Keuangan Negara Keuangan NegaraKeuangan Negara~ Berbicara masalah keuangan, tentu saja memberikan berbagai persepsi yang sangat luas terhadap arti dari keuangan tersebut. Pada dasarnya keuangan yang menjadi dasar terlaksanya segala kegiatan yang berhubungan dengan financial.

Terutama pada suatu Negara, jelas saja suatu negara membutuhkan pengelolahan keuangan yang sangat efektif dan efisien sebagai strategi jitu terlaksanya suatu pembangunan dan dapat memberikan kontribusi yang akurat untuk semua yang ada pada negara tersebut.

Akan tetapi maraknya penyelewengan keuangan negara tentu saja menjadi bukti nyata tidak efisien dan efektifnya sebuah pengelolahan uang negara. Bahkan mungkin penyelewengan tersebut dapat dijadikan suatu kegagalan besar terhadap pengelolahan keuangan suatu negara.

Tengok saja bukti nyata yang dipaparkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang memiliki berbagai temuan terhadap pengelolahan keuangan yang terjadi pada Negara ini pada smester II pada tahun 2013 dinyatakan bahwa telah adanya ketidakpatuhan pengelolahan keuangan negara.

Ketidakpatuhan tersebut dapat dilihat adanya jumlah pengelolahan keuangan negara sebesar Rp 13, 96 triliun yang dilakukan oleh segenap aparatur negara. Adanya ketidakpatuhan yang terjadi dalam pengelolahan keuangan negara disebabkan oleh lemahnya sistem pengelolahan keuangan negara.

Lemahnya sistem pengelolahan keuangan negara memiliki dampak buruk bagi negara salah satunya adalah kerugian yang harus dialami oleh suatu negara tersebut. Dalam temuan kasus sebanyak 3.542 kasus, senilai Rp 9,24 triliun di antaranya bisa mengakibatkan dampak pada keuangan negara.

Dampak tersebut antara lain, merugikan keuangan negara Rp 1,78 triliun, berpotensi merugikan keuangan negara Rp 4,483 triliun, dan mengurangi potensi penerimaan negara Rp 2,63 triliun.

Pengertian Keuangan Negara

Keunagan negara merupakan suatu sisi yang memiliki dua sisi yang sangat vital. Sisi tersebut dapat disebutkan yaitu sisi obyek dan sisi subyek. Dalam sisi obyek keuangan negara merupakan hak dan serangkaian keuangan negara yang pada dasarnya dinilai dengan uang.

Dalam hal ini kebijakan yang ada juga termasuk dalam lingkaran keuangan baik berupa fiskal maupun moneter. Selain itu keungan negara juga berhubungan dengan adanya pengelolahan kekayaan alam yang dimiliki suatu negara.

Kekayaan negara tersebut dikelola dengan baik dan beenar baik berupa berupa uang, maupun barang yang dapat dijadikan milik negara berhubungan dengan pelaksanaan hak dan kewajiban tersebut.

Dari sisi subyek, yang dimaksud dengan keuangan negara meliputi seluruh obyek sebagaimana tersebut di atas dimiliki negara, dan/atau dikuasai oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, perusahaan negara/daerah, dan badan lain yang ada kaitannya dengan keuangan negara.

Pengelolahan Keuangan Negara

Pada dasarnya pengelolahan keuangan negara merupakan subbidang yang berhubungan dengan pengelolahan fiskal yang dapat berupa kebijakan dan segala macam kegiatan yang berkaitan dengan pengelolahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Pengelolahan APBN dapat berupa penetapan Arah dan Kebijakan Umum (AKU), penetapan strategi dan prioritas pengelolaan APBN, penyusunan anggaran oleh pemerintah, pengesahan anggaran oleh DPR, pelaksanaan anggaran, pengawasan anggaran, penyusunan perhitungan anggaran negara (PAN) sampai dengan pengesahan PAN menjadi undang-undang.

Demikian artikel yang Membahas Keuangan Negara, Pengelolahan Keuangan Negara, Kegagalan Pengelolahan Keuangan Negara, Keefektifan Pengelolahan Keuangan Negara. Semoga artikel yang Kami sajikan mampu memberikan wawasan tamabahan untuk Anda.

Artikel yang Terkait: