Category Archives: Fungsi Manajemen

Pendidikan

Fungsi Manajemen Pendidikan

Manajemen Pendidikan~  Tak jarang bahwa kemampuan seseorang dalam berfikir dipengaruhi oleh tingkat pendidikan seseorang tersebut. Dengan kata lain pendidikan menjadai salah satu faktor terpenting dalam kehidupan seseorang.

Pendidikan merupakan sebuah kata yang sangat familiar kita dengarkan di dalam hidup sehari hari, sebab pendidikan merupakan kegiatan penting yang dilakukan oleh hampir semua irang dari lapisan masyarakat.

Pendidikan sebagai sesuatu yang penting memang tidak terlepas dari banyaknya pendapat dan asumsi tentang arti dan definisi pendidikan yang sebenarnya. Sehingga banyak pula persepsi yang timbul dengan adanya banyak pengertian serta definisi yang ada.

Pada zaman yang serba modern ini banyak istilah yang menunjuk kedalam pelayanan kegiatan yaitu manajemen, pengelolaan, pengaturan dan sebagainya, yang didefinisikan oleh berbagai ahli secara bermacam-macam.

Berbicara masalah pendidikan, dalam bidang ini pun pendidikan masih membutuhkan ilmu manajemen yang nantinya akan menjadi suatu acuan terjadinya kegiatan yang sistematis. Manajemen pendidikan merupakan keseluruhan kegiatan yang dilakukan dengan kerja sama antara kedua belah pihak dengan tujuan untuk mencapai pendidikan yang telah ditetapkan.

Ada pula yang mengatakan bahwa manajemen pendidikan merupakan serangkaian kegiatan yang dapat berupa proses pengelolaan usaha kerjasama sekelompok manusia yang tergabug dalam organisasi pendidikan, untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan sebelumnya, agar efektif dan efisien.

Agar suatu manajemen dapat dipahami secara rinci dan dalam, Mulyani A. Nurhadi menekankan adanya ciri-ciri atau pengertian Manajemen Pendidikan tersebut sebagai berikut :

  1. Manajemen merupakan rangkaian aktivutas serta kegiatan yang dilakuakan oleh manusia, untuk manusia.
  2. Rangkaian kegiatan yang ada merupakan suatu proses dimana kegiatan pendidikan nanatinya akan bersifat kompleks dan unik yang berbeda dengan tujuan perusahaan untuk memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya ; tujuan kegiatan pendidikan ini tidak terlepas dari tujuan pendidikan secara umum dan tujuan pendidikan yang telah ditetapkan oleh suatu bangsa.
  3. Proses pengelolahan ini dilakukan secara bersamaan oleh pihak-pihak yang ada dalam lingkup organisasi tersebut, dan suasana kerja harus terjaga dengan kondisi yang harmonis.
  1. Proses itu dilakukan dalam rangka mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya, yang dalam hal ini meliputi tujuan yang bersifat umum (skala tujuan umum) dan yang diemban oleh tiap-tiap organisasi pendidikan (skala tujuan khusus).

Fungsi manajemen yang terdapat dalam pendidikan meliputi fungsi perencanaan atau planning, fungsi pengorganisasian atau organizing, fungsi pengarahan atau directing, dan fungsi pengendalian atau controlling.

Pada fungsi perencanaan merupakan fungsi awal yang dilakukan dalam kegiatan me-manage sesuatu. Perencanaan sendiri merupakan proses dimana kegiatan kegiatan untuk menyajikan secara sistematis segala kegiatan yang akan dilaksanakan untuk mencapai tujuan tertentu.

Dengan adanya perencanaan, fungsi manajamen berguna untuk menetapkan tujuan yang akan dicapai, menetapkan biaya, menetapkan segala peraturan-peraturan dan pedoman-pedoman yang harus dilaksanakan. Perencanaan dapat diartikan sebagai penetapan tujuan, budget, policy prosedur, dan program suatu organisasi.

Pengorganisasian menurut Heidjarachman Ranupandojo adalah kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok orang untuk mencapai tujuan tertentu, pelaksanaannya dengan membagi tugas, tanggung jawab, serta wewenang di antara kelompoknya, ditentukan juga yang akan menjadi pemimpin dan saling berintegrasi dengan aktif.

Penggerakan berfungsi untuk merealisasikan hasil perencanaan dan pengorganisasian. Fungsi ini merupakan fungsi untuk memotifasi bawahan atau pekerja untuk bekerja dengan sungguh-sungguh supaya tujuan dari organisasi dapat tercapai dengan efektif. Fungsi ini sangat penting untuk merealisasikan tujuan organisasi.

Fungsi pengawasan menjamin segala kegiatan berjalan sesuai dengan kebijaksanaan, strategi, rencana, keputusan dalam program kerja yang telah dianalisis, dirumuskan serta ditetapkan sebelumnya.

Demikian artikel yang membahas mengenai Manajemen Pendidikan Dan Fungsi Manajemen Pendidikan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat sebagai bahan acuan refrensi anda.

Artikel Yang Terkait:

pariwisata

Potensi Dan Pemasaran Sektor Pariwisata Indonesia

pariwisataPemasaran Pariwisata~ Pada saat ini sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang memiliki kontribusi besar terhadap peningkatan taraf kehidupan masyarakat sekitar. Berkembangnya berbagai wisata yang ada tak luput dari pengaturan serta pengorganisasian pelaksanaan yang dilakukan oleh sumber daya manusia.

Pariwisata yang memiliki perkembangan yang sangat pesat akan menjadi slah satu objek utama mengembangkan potensi yang ada. Salah satunya pada Rinjani Dan Raja Ampat, kementrian Energi Dan Sumber Daya Mineral akan berjanji lebih mempercepat pembangunan wisata yang pada dasarnya akan banyak memanfaatkan sumber energi yang ada.

Pada kawasan Rinjani dan Raja Ampat akan dibangun sebuah wisata Geopark yang pada dasarnya bertujuan untuk menghasilkan devisa negara lebih banyak lagi. Dengan potensi alam yang dimiliki oleh Indonesia menteri yakin bahwa pada suatu saat nanti Indonesia akan mampu memiliki potensi Geopark yang hampir sama dengan Cina.

Dari sini tentu saja dibutuhkan suatu pelaksanaan pemasaran yang sangat efektif. Lantas kenapa seperti itu ? karena pariwisata juga diibaratkan sebagai suatu produk, produk yang akan dipasarkan kepada konsumen tentu saja membutuhkan pemasaran.

Dari sinilah pada nantinya akan dicetuskan bagaimana pemasaran pariwisata akan dilakukan, dengan tujuan pencapaian pundi-pundi devisa yang optimal, selain itu akan dijadikan suatu upaya peningkatan taraf hidup masyarakat setempat.

Pengertian Pemasaran Pariwisata

Pemasaran pariwisata merupakan suatu tata letak sistem yang pada dasarnya telah dirancang dan dikoordinir secara organisir sebagai langkah awal dari suatu kebijakan yang ada dalam perusahaan pariwisata.

Pemasaran wisata juga bertujuan mengenalkan potensi wisata yang dimiliki. Sehingga dalam menyusun rencana pemasaran dilakukan dengan mengaitkan ruang lingkup lokal, regional, nasional, dan internasional sehingga dapat diprediksinya kepuasan para wisatawan.

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa pemasaran pariwisata merupakan keseluruhan aktivitas yang diarahkan untuk memberikan informasi kepada konsumen yang bertujuan untuk memuaskan keinginan wisatawan sebagai konsumen. Untuk melaksanakan kegiatan ini perlu disusun suatu strategi pemasaran yang diarahkan pada usaha untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan wisatawan, khususnya pada target wisata yang akan dilayani.

Faktor-Faktor Keberhasilan Pemasaran

Dalam menjalani atau melakukan sesuatu seseorang akan menentukan target atau goals yang harus dicapai. Sama halnya dengan pemasaran tentu saja harus ada suatu target yang menjadi tolak ukur dari pemasaran tersebut.

Dalam melakukan pemasaran pariwisata tentu saja, dipengaruhi oleh faktor-faktor tertentu. Adapun faktor berhasilnya suatu pemasaran dari pariwisata meliputi:

  1. Mampu menghasilkan suatu produk atau wisata yang memiliki nilai dan potensi yang berbeda
  2. Adanya keseimbangan antara manfaat dan harga
  3. Adnya komunikasi yang baik antara pembeli dan usaha promosi
  4. Adanya saluran distribusi yang mampu menjamin ketersediaan situasi

Demikian artikel yang membahas Potensi Wisata Indonesia, Pemasaran Wisata Indonesia, Pengertian Pemasaran Pariwisata, Faktor-Faktor Keberhasilan Pemasaran. Semoga artikel yang Kami sajikan mampu memberikan wawasan untuk Anda.

Artikel yang Terkait:

Usaha Ternak Sapi

Peninjauan Ulang Usaha Ternak Sapi Dengan Kriteria Perikebinatangan

Usaha Ternak SapiUsaha Tani~ Berbicara masalah impor tentu saja sudah diketahui bahwa negara kita yaitu Indonesia memiliki aktivitas rutin yaitumengimpor dagig sapi dari Australia. Dengan ini perlu dilakukan sebuah peninjauan ulang atas lingkungan yang ada disekitar peternakan tersebut.

Seperti apa yang telah dilakukan oleh Dahlan Iskan yang melakukan peninjauan ulang terhadap tempat ternak daging sapi yang akan diimpor di Indonesia. Beliau menuturkan bahwa peternakan tersebut telah memiliki kriteria yang ditentukan yaitu berperikebnatangan.

Beliau juga menuturkan bahwa kandang dari peternakan tersebut masih dapat memuat sapi berjumlah 2000 ekor, bahkan sistem penimbangan berat badan sudah dilakukan secara audit oleh tim Australia. Dari hasil audit tadi dinyatakan bahwa kandang peternakan yang ada telah memnuhi kriteria.

Lantas yang emnjadi fenomena yang tak asing lagi yaitu harga daging impor relatif lebih murah dibandingkan dengan daging lokal. Hal ini lah kadang yang membuat para usaha ternak sapi lokal merasa khawatir akan masa depan usaha mereka.

Usaha Peternakan sapi

Usaha Peternakan sapi adalah Usaha  peternakan rakyat dengan pemeliharaan yang sederhana, skala usaha yang kecil, modal usaha terbatas dan merupakan usaha sampingan dan minimnya pengetahuan tentang beternak sapi potong, begitu pula sumberdaya yang dimiliki masih rendah sehingga berdampak pada pendapatan yang rendah pula.

Peternak berdampak pada kegiatan usaha yang dapat dilihat dari berbagai bentuk perilaku dalam beternak seperti ketidakseriusan dan kurang terarahnya kegiatan usaha ternak yang berpengaruh pada produktifitas usaha, kurang tanggap terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi serta rendahnya kreatifitas yang akhirnya usaha beternak sapi potong tersebut secara ekonomis kurang menguntungkan.

Motivasi Usaha Ternak Sapi Rakyat

Motivasi pemeliharaan ternak ruminansia dapat digolongkan dalam beberapa motif antara lain :

  1. Motif ekonomi yang bertujuan memperoleh tambahan pendapatan dan tabungan serta anak keturunannya,
  2. Motif penggunaan pupuk kandang dan tenaga kerja ternak,
  3. Motif sosial,
  4. Motif pengisi waktu (Lestari dalam  Haryadi, 2004).

Menurut Haryadi (2004) mengatakan jenis-jenis motif, penyusun motivasi, digolongkan sebagai berikut :

  1. Motif ekonomi yang mengungkap alasan beternak sapi potong untuk tambahan pendapatan dan tabungan,
  2. Motif pemanfaatan hasil ternak yang berisi pernyataan tentang pemanfaatan tenaga kerja ternak kotoran ternak sebagai pupuk serta ternak hasil keturunannya,
  3.  Motif sosial yang mengungkap alasan untuk memperoleh status sosial dan hiburan,
  4. Motif pemanfaatan sumberdaya selain ternak yang meliputi pemanfaan tenaga kerja keluarga dan sisa hasil pertanian tanaman pangan.

Demikian artikel yang membahas tentang Kriteria Usaha Ternak Sapi, Usaha Peternakan Sapi Rakyat, Motivasi Usaha Peternakan Sapi. Semoga artikel yang Kami sajikan mampu memberikan wawasan yang luas untuk Anda.

Artikel yang Terkait:

Kualitas sumber Daya Manusi

Sumber Daya Manusia Perusahaan

Fungsi Manajemen~ Pentingnya Lulusan Program Studi Ilmu Manajemen berkualitas Untuk Perusahaan

Kualitas sumber Daya Manusia

Menanggapi persaingan global pada saat ini tentu saja harus memiliki unsur atau sarana yang memadai sebagai alat untuk antisipasi perubahan yang akan terjadi secara global. Yang dibutuhkan paling utama saat menyeimbangi perubahan global ialah kualitas yang ada pada sumber daya manusia.

Kualitas sumber daya yang ada tentu saja harus lebih ditingkatkan lagi melalui berbagai pelatihan dan pendidikan yang memadai. Terutama bagi sumber daya manusia yang pada akhirnya jenjang karirnya memiliki ruang lingkup berada di perusahaan. Tak terkecuali pada sumber daya manusia yang dihasilkan dari prodi ilmu manajemen.

Setiap lulusan dari ilmu manajemen pada dasarnya akan menempati posisi seorang manajer pada suatu perusahaan tertentu. Lalu apa pentingnya lulusan berkualitas ? tentu saja sangat penting setiap sumber daya manusia yang berperan sebagai pelaku dan pengolah perusahaan harus memiliki kemampuan, serta kecakapan yang dapat dijadikan suatu pedoman untuk menjalani perannya.

Karena perusahaan yang pada ukuran kecil maupun besar membutuhkan suatu manajemen sebagai dasar jalannya perusahaan. Manajemen merupakan suatu proses perencanaan, pengaturan serta pengorganisasian sebagai langkah awal pencapaian tujuan.

Bayangkan saja jika perusahaan memliki sumber daya manusia yang kurang ahli dalam menjalankan tugasnya, masa depan perusahaan hanya dapat diukur dengan jari saja. Hal tersebut akan mempengaruhi nilai dan hasil yang didapat dari perusahaan tersebut.

Latas apa pentingnya kualitas lulusan prodi ilmu manajemen untuk perusahaan ? lulusan dari ilmu manajemen diaggap telah mampu memberikan kontribusi kepada perusahaan, selain itu tujuan dari lulusan yang berkualitas adalah sebagai penjalan fungsi-fungsi dari manajemen itu sendiri. Oleh sebab itu saat perekrutan sumber daya manusia dilakukan dengan tahap dan metode yang selektif.

Pengertian Manajemen

Manjemen merupakan suatu sistem perencanaan, pengaturan dan pengorganisasian yang ada dalam suatu organisasi atau perusahaan dalam rangka mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.

Manajemen disebut juga sebagai roda kegiatan suatu organisasi, tanpa manajemen kegiatan yang ada dalam suatu organisasi tadi akan terbengkalai dan rancu. Oleh sebab itu dalam kegiatan dilakukan suatu tahap utama yaitu perencanaan yang matang, dengan tujuan agar mampu mencapi goals yang telah ditetapkan.

Fungsi Manajemen

pada hakikatnya fungsi manajemen sendiri tidak dapat dibatasi, akan tetapi secara teori ada lima fungsi penting dari manajemen. Adapun fungsi penting dari manajemen meliputi:

  1. perencanaan,
  2. Pengorganisasian,
  3. Staffing,
  4. Memotivasi,
  5. Pengawasan.

Pada tahap perencanaan tentu saja dibutuhkan perencanaan sebagai dasar pelaksanaan tercapainya sebuah tujuan organisasi atau perusahaan yang telah ditentukan. Selain itu dari perencanaan juga dapat dilakukan suatu prediksi berhasil atau tidaknya rencana tersebut.

Sedangkan dalam tahap motivasi manjemen juga memiliki fungsi untuk mendorong dan melahirkan suatu semangat atau kinerja yang optimal bagi pekerja atau pelaksana kegiatan. Bahkan jika fungsi manajemen berjalan dengan baik akan memunculkan motivasi dari dalam diri masing-masing pelaku.

Selain itu dalam melaukan pengawasan dilakukan pengukuran dengan tujuan-tujuan, menentukan sebab-sebab penyimpangan yang terjadi terhadap perencanaan, dan pada tahap ini diperlukannya suatu evaluasi serta solusi untuk kedepannya.

Demikian artikel yang membahas Sumber Daya Manusia Manajemen, Kualitas Sumber Daya Manusia, Fungsi Manajemen Perusahaan, Pengertian Manajemen. Semoga artikel yang Kami sajikan mampu memberikan manfaat terhadap perluasan wawasan Anda.

PLN

Adu Pengelolahan Perusahaan PLN

PLNKinerja Perusahaan~ Tak heran jika suatu perusahaan yang memiliki nilai dan standart tinggi tentu saja tidak pernah lepas dari suatu kinerja yang maksimal dari sumber daya manusianya. Tentu saja menurut ilmu manajemen sumber daya manusia merupakan unsur utama yang digunakan dalam segala pengelolahan yang ada pada suatu perusahaan.

Lihat saja prestasi yang kian ditonjolkan dari PLN yang kian lama menunjukkan eksistensinya. Terbukti bahwa PT PLN (Persero) berhasil membuktikan bahwa kinerja yang ada pada perusahaannya dapat dinilai dengan menjadi salah satu perusahaan yang masuk dalam Fortune Global 500 pada tahun 2014.

Dalam jajaran bergengsi Fortune Global 500 PT PLN sebagai suatu perusahaan pendatang baru, menduduki peringkat 477 dari perusahaan besar lainnya. Jika dilihat kian suksesnya perusahaan tersebut dapat dibayangkan bagaimana kinerja yang selama ini diterapkan dalam perusahaan tersebut.

Dalam hal ini kualitas sumber daya manusia juga telah melalui proses adu seleksi yang nantinya menjadi tumpuan terlaksananya visi dan misi perusahaan tersebut. Masuk dalam 500 besar perusahaan besar dunia menjadi pencapaian besar PT PLN.

Telah diakui sebelumnya bahwa bukanlah hal yang mudah untuk bersaing dengan perusahaan besar dan ternama yang ada di dunia, akan tetapi dengan semangat, kerja keras, dan kinerja yang maksimal PT PLN yakin mampu menjadi bagian dari perusahaan besar di dunia.

Melihat hal tersebut tentu saja ada berbagai kriteria yang telah digunakan untuk proses pengurutan peringkat Fortune Global 500. Kriteria utamanya dapat dilihat dari total pendapatan perusahaan per periode fiskal berakhir pada atau sebelum 31 Maret 2014. Kemudian total pendapatan tersebut akan dibandingkan dengan pendapatan tahun sebelumnya.

Menurut data yang ada PLN membukukan pendapatan usaha tahun 2013 sebesar Rp257,4 triliun, naik 10,6 persen dari pendapatan usaha tahun 2012 sebesar Rp232,7 triliun. Meningkatnya pendapatan usaha tersebut sangat dipengaruhi oleh meningkatnya kenaikan volume penjualan tenaga listrik dan kenaikan Tarif Tenaga Listrik (TTL) yang diberlakukan bertahap setiap triwulan mulai pemakaian Januari 2013.

Dipaparkan juga bahwa kenaikan volume yang terjadi disebabkan oleh prtumbuhan ekonomi nasional yang memiliki penambahan 3, 8 juta pelanggan baru. Penambahan tersebut merupakan salah satu upaya yang sangat bombastis dari Perseroan dalam melayani segala kebutuhan listrik dimanapun dengan akhir tahun 2013 total pelanggan Perseroan telah mencapai 54 juta.

Selain meningkatkan revenue, PLN juga terus berupaya meningkatkan efisiensi dalam penyelenggarakan layanan kelistrikan. Upaya itu diantaranya melalui program bauran energi, dengan menekan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dalam mengoperasikan pembangkit.

Pengelolahan Perusahaan

Menurut Harsoyo (1977:121) pengelolaan adalah suatu istilah yang berasal dari kata “kelola” mengandung arti serangkaian usaha yang bertujuan untuk mengali dan memanfaatkan segala potensi yang dimiliki secara efektif dan efisien guna mencapai tujuan tertentu yang telah direncanakan sebelumnya.

Sehingga dapat dikatakan bahwa pengelolahan perusahaan merupakan serangkaian aktivitas yang berhubungan dengan segala sesuatu kemajuan yang hendak dicapai dari perusahaan tersebut. Selain itu dalam pengelolahan sumber daya yang ada pada perusahaan tersebut dimanfaatkan sebaik mungkin.

Sistem pengelolaan perusahaan yang baik menuntut dibangun dan dijalankan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan (GCG) dalam proses manajerial perusahaan. Dengan mengenal prinsip-prinsip yang berlaku secara universal ini diharapkan perusahaan dapat hidup secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi para stakeholder-nya.

Demikian artikel yang membahas Kinerja Perusahaan, Kesuksesan Perusahaan, Manajemen Perusahaan, Pengelolahan Perusahaan. Semoga artikel yang Kami sajikan mampu memberikan wawasan untuk Anda.

Bisnis Catering

Bisnis Catering Sebagai Bentuk Perusahaan Milik Keluarga

Bisnis CateringBisnis KulinerBerkembangnya usaha atau bisnis yang ada pada saat ini membawa pundi-pundi uang tersendiri bagi pelaku usaha. Terutama pada bisnis yang berbau kuliner. Dengan dasar daya tarik para pariwisata kuliner tidak hanya sebagai pengisi perut akan tetapi sebagai gambaran tradisi.

Berbicara masalah kuliner, pada tahun 2014 marak sekali berbagai usaha atau bisnis yang masih berkaitan erat dengan keluarga. Yah misalnya saja pada bisnis catering, catering merupakan jasa boga yang secara khusus melayani berbagai pesanan makanan yang disesuaikan dengan permintaan konsumen.

Pada saat melakukan bisnis tersebut, seorang wirausahawan akan melakukan berbagai konsultasi dengan orang-orang terdekatnya seperti keluarga. Selanjutnya dalam penentuan ide mulailah muncul suatu kerjasama antara kedua belah pihak yang masih memiliki hubungan keluarga.

Itulah alasan mengapa bisnis catering juga dapat disebut sebagai perusahaan milik keluarga. Meskipun pada dasarnya jasa boga yang ditawarkan hanya bersifat sederhana, akan tetapi telah menjadi wadah suatu kelompok untuk bersama-sama menjalin hubungan sesuai tujuan awal.

Bayangkan saja semakin berkembangnya bidang boga tersebut, ada beberapa universitas atau lembaga yang menawarkan ilmu yang dikhususkan atau difokuskan pada manajemen katering. Hal tersebut merupakan satu bukti nyata berkembangnya bisnis catering.

Pengertian Perusahaan Keluarga

Perusahaan keluarga berawal dari keinginan anggota keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Bisnis adalah salah satu sarana efektif yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan tersebut, sehingga muncullah berbagai perusahaan keluarga di berbagai bidang ekonomi dan skala bisnis. Perjalanan awal bisnis memerlukan berbagai kondisi yang mendukung keberlangsungan perusahaan.

Perusahaan memerlukan tenaga yang loyal, memahami budaya pendiri, memahami kondisi sulit pendiri dan mendukung dengan sekuat tenaga untuk kesuksesan bisnis. Dukungan inilah yang mendorong keterlibatan orang-orang terdekat dalam bisnis. Pendiri akan merekrut orang tua, suami/istri, saudara, sepupu atau anggota keluarga yang lain untuk bersama-sama menjalankan bisnis. Komposisi personal perusahaan keluarga memberikan kondisi stabil dan aman bagi perusahaan. Anggota keluarga cenderung berpihak kepada pendiri dengan memberikan loyalitas, dukungan dan pengorbanan bagi bisnis untuk kepentingan keluarga.

Karakteristik Perusahaan Keluarga

Perusahaan keluarga merupakan suatu perusahaan dengan lebih dari 50% pemilikan dimiliki oleh satu grup keluarga yang memiliki hubungan darah atau pernikahan dan perusahaan dinyatakan oleh CEO, direktur manajer atau  chairman sebagai perusahaan keluarga dan 51% atau lebih tim manajemen menggambarkan grup keluarga yang paling besar yang memiliki perusahaan.

Sehingga dari sinilah dapat dilihat kharakteristik suatu perusahaan keluarga yang sangat khas. Adapun karakteristik perusahaan keluarga meliputi:

  1. Adanya keterlibatan anggota keluarga
  2. Pewarisan dilakukan dengan generasi ke generasi
  3. Adanya tumpang tindih keluarga, manjemen perusahaan bersifat kekeluargaan

Demikian artikel yang membahas mengenai Perkembangan Bisnis Kuliner, Perusahaan Milik Keluarga, Bisnis Catering, Pengertian Perusahaan Milik Keluarga, Karakteristik Perusahaan Keluarga, Manajemen Keluarga. Semoga artikel yang Kami sajikan mampu memberikan tambahan wawasan untuk Anda.

Artikel yang Terkait:

manajemen pemasaran

Fungsi Manajemen Pemasaran

Manajemen Pemasaran

Manajemen Pemasaran~ Tahukah anda ? didalam suatu pemasaran terdapat sebuah pengkordinasian, pengaturan, perencanaan bahkan membuat strategi yang jitu agar dalam kegiatan pemasaan tersebut dapat dicapainya tujuan secara maksimal.

Pengkordinasian, pengaturan, perencanaan yang telah disebutkan diatas dalam kegiatan pemasaran disebut dengan manajemen pemasaran. Manajemen pemasaran adalah suatu usaha untuk merencanakan, mengimplementasikan( yang terdiri dari kegiatan mengorganisaikan, mengarahkan, mengkoordinir ) serta mengawasi atau mengendalikan kegiatan pemasaran dalam suatu organisasi agar tercapai tujuan organisasi secara efesien dan efektif.

Salah  satu fungsi dari manajemen pemasaran ialah kegiatan menganalisis, kegiatan menganailsis yang dimaksud ialah suatu kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui keadaan pasar  beserta lingkungannya sehingga dapat dikatahui seberapa besar peluang untuk menduduki pasar serta seberapa besar ancaman yang harus dihadapi dengan pasar tersebut.

Fungsi-fumngsi manajemen pasar sendiri memiliki lima fungsi utama , yang diantaranya dapat dirumuskan sebagai berikut :

  1. riset konsumen,
  2. pengembangan produk,
  3. komunikasi-promosi,
  4. distribusi,
  5. penetapan harga dan pemberian service.

Kelima fungsi tersebut dilakukan dalam menajamen dengan tujuan untuk mengetahui, melayani, memenuhi dan memuaskan kebutuhan para konsumen selaku penikmat produk pasar.

Di dalam manajemen pasar sendiri memiliki beberapa konsep yang nantinya dijadikan sebagai bahan acuan untuk memenuhi kegiatan pemasaran. Konsep-konsep terseput dapat dirincikan sebagai berikut:

  1. Pasar sasaran dan segmentasi
  2. Tempat pasar, ruang pasar, dan metamarket
  3. Pemasar dan calon pelanggan
  4. Kebutuhan, keinginan, dan permintaan
  5. Produk, tawaran, dan merek
  6. Nilai dan kepuasan
  7. Pertukaran dan transaksi
  8. Relasional dan jaringan kerja
  9. Saluran pemasaran
  10. Rantai pasokan
  11. Persaingan
  12. Lingkungan pemasaran
  13. Program pemasaran

Dengan perkembangan teknologi saat ini, mengakibatkan pemasaran banyak terjadi dalam dunia teknologi. Contohnya saja internet. Di internat kita sering menjumpai produk-produk yang dipasarkan secara online.

Kemunculan internet untuk bidang pemasaran sangat membantu para penggerak bisnis perusahaan mendapatkan hasil yang lebih cepat, akurat, serta dapat mencakup kisaran yang amat luas, dengan biaya yang sedikit dengan kemampuan twar menawar harga yang sesuai, sehingga banyak sekali perusahaan yang menciptakan situs web ersendiri untuk memperkenalkan produknya serta layanan yang disediakan kepada para konsumen yang membutuhkan.

Internet sebagai sarana yang paling mudah dijangkau pada masa kini membuat pemasaran produk berjaan lebih mudah dan sederhana, dan tak kalah menjanjikannya. Selain berbisnis dengan menggunakan internet manajemen pemasaran kita akan tertarget secara otomatis menjadi lebih efisien dan efektif yang dapat ditinjau dari segi biaya, waktu serta tenaga. Namun sebenarnya masih banyak lagi keuntungan yang lebih yang didapat dari pemasaran melalui internet.

Demikian artikel yang membahas mengenai Manajemen Pemasaran, Fungsi Manajemen Pemasaran, Manajemen Pemasaran Internet. Semoga artikel ini dapat bermanfaat sebagai bahan acuan refrensi anda.

Artikel Yang Terkait:

manajemen

Fungsi Manajemen Menurut Para Ahli

Fungsi Manajemen

Fungsi Manajemen~ Fungsi manajemen sangat berperan aktif dalam kegiatan organisasi, perusahaan, kelompok, bahkan dirisendiri agar segala apa yang dikerjakan berjalan dengan teratur. Manajemen digunakan untuk mengatur, merencanakan, dan mengontrol jalannya perusahaan sehingga tujuan dari perusahaan tersebut dapat dicapai.

Manajemen salah satu bidang yang selalu ada pada setiap bidang pekerjaan. Jika pekerjaan anda sebagai seorang manajer pastinya anda dituntut untuk memiliki skill, dedikasi, dan keberutangan dalam melakukan pekerjaan , sehingga jika anda dapat memenuhi point tersebut mungkin anda akan mendapatkan pangkat yang tinggi dalam pekerjaan anda.

Manajemen sebagai ilmu tidak hanya bermanfaat untuk perusahaan saja, akan tetapi juga dapat diaplikasikan di dalam diri sendiri untuk me-manage  diri sendiri, pengelolahan kelompok, bahkan negara juga memerlukan manajemen.

Griffin menjelaskan bahwa manajemen merupakan suatu proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, serta pengontrolan sunber daya yang ada untuk menjapai target (goals)  secara efektif dan efesien.

Efektif disini diartikan sebagai suatu tujuan untuk mencapai perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.

Dari sini juga banyak istilah manajemen yang diartikan kedalam tiga pengertian yaitu:

  1. Manajemen sebagai suatu proses
  2. Manajemen sebagai kolektivitas orang-orang yang melakukan aktivitas manajemen
  3. Manajemen sebagai suatu seni (Art) dan sebagai ilmu pengetahuan (Science)

Fungsi manajemen sendiri menekankan pada suatu elemen-elemen yang pada dasarnya melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan.

Namun sebenarnya fungsi manajemen sendiri telah ada sejak industrialis berkembangsaan Perancis yaitu Henry Fayol pertama kali memperkenalkannya pada awal abad ke-20. Ketika itu beliau menyebutkan lima fungsi manajemen, yaitu merancang, mengorganisir, memerintah, mengordinasi, dan mengendalikan. Namun saat ini, kelima fungsi tersebut telah diringkas menjadi tiga, yaitu:

  1. Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan, fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan.
  2. Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakannya, bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan, siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut, pada tingkatan mana keputusan harus diambil.
  3. Pengarahan (directing) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha

Demikian arikel yang berisi tentang Pengertian Manajemen, Istilah Manajemen Fungsi Manajemen. Semoga artikel sederhana ini dapat memberikan wawasan untuk anda, dan semoga artikel ini dapat menjadi bahan acuan refrensi anda.

Artikel yang Terkait:

Manajemen Publik

Fungsi Manajemen Menurut Henry Fayol

Manajemen Henry Fayol

Manajemen Henry Fayol~ Sudah secara umum diketahui bahwasannya manajemen sangat berfungsi sebagai peranan yang aktif dalam setiap kegiatan organisasi, perusahaan, kelompok, bahkan dirisendiri agar segala apa yang dikerjakan berjalan dengan teratur.

Manajemen sendiri dipergunakan untuk mengatur, merencanakan, serta mengontrol jalannya suatu perusahaan sehingga dapat mencapai  target (goals) yang diinginkan. Manajemen sendiri merupakan bidang yang berjenjang dalam artian anda akan mendapatkan jabatan yang tinggi apabila skill, dedikasi, serta keberuntungan sepadan dengan usaha anda.

Dalam menganngap manajemen merupakan suatu ilmu, manajemen tidak hanya digunkaan dalam ruang lingkup perusahaan akan tetapi digunakan dalam mengelolah diri sendiri, kelompok, dan negara sekalipun membutuhkan manajmen sebagai pedoman atau acuan.

Griffin menjelaskan bahwa manajemen merupakan suatu proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, serta pengontrolan sunber daya yang ada untuk menjapai target (goals)  secara efektif dan efesien.

Efektif disini diartikan sebagai suatu tujuan untuk mencapai perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.

Dari sini juga banyak istilah manajemen yang diartikan kedalam tiga pengertian yaitu:

  1. Manajemen sebagai suatu proses
  2. Manajemen sebagai kolektivitas orang-orang yang melakukan aktivitas manajemen
  3. Manajemen sebagai suatu seni (Art) dan sebagai ilmu pengetahuan (Science)

Fungsi manajemen sendiri menekankan pada suatu elemen-elemen yang pada dasarnya melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan.

Namun sebenarnya fungsi manajemen sendiri telah ada sejak industrialis berkembangsaan Perancis yaitu Henry Fayol pertama kali memperkenalkannya pada awal abad ke-20. Ketika itu beliau menyebutkan lima fungsi manajemen, yaitu merancang, mengorganisir, memerintah, mengordinasi, dan mengendalikan. Namun saat ini, kelima fungsi tersebut telah diringkas menjadi tiga, yaitu:

  1. Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan, fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan.
  2. Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakannya, bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan, siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut, pada tingkatan mana keputusan harus diambil.
  3. Pengarahan (directing) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha

Demikian arikel yang berisi tentang Pengertian Manajemen, Istilah Manajemen Fungsi Manajemen, Fungsi Manajemen Henry Fayol. Semoga artikel sederhana ini dapat memberikan wawasan untuk anda, dan semoga artikel ini dapat menjadi bahan acuan refrensi anda.

Artikel Yang Terkait:

Fungsi Manajemen

Fungsi Manajemen Menurut George R Terry

Manajemen George R Terry

Manajemen George R Terry~  Fungsi manajemen akan selalu berperan aktif dalam suatu kegiatan keorganisasian, perusahaan, kelompok serta diri sendiri sangat membutuhkan ilmu tersebut sebagai sarana terselesaiakannya pekerjaan kita dengan cara yag tertur dan sistematis.

George R. Terry merupakan penyumbang pemikiran mengenai manajemen yang paling terkenal di dunia. Seluruh mahasiswa program studi manajemen tentunya mengenal beliau dengan berbagai literatur yang banyak diungkapakan oleh beliau. Dan beliau merupakan bapak manajemen ilmiah.

George R. Terry, memberikan segenap pemikirannya mengenai manajemen samapai mendasari banyak ahli manajemen di dunia. Bahkan pelajaran mengenai manajemen yang ada di Indonesia telah banyak diketahui secara umum bahwa pemikiran serta teori beliaulah yang digunakan sebagai dasar ajaran ilmu manajemen.

Di dalam bukunya beliau mengartikan serta mendefinisikan manajemen kedalam suatu proses yang membedakan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan dengan memanfaatkan baik ilmu maupun seni demmi mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.

Dari definisi yang diungkapkan kedalam bukanya tadi dapat dilihat pula beberapa fungsi manajemen menurut definisi George R. Terry diantaranya Perencanaan (planning), Pengorganisasian (organization, Penggerakan (actuating), Pengawasan (controlling).

Perencanaan merupakan suatu dasar dari fungsi lain dalam manajemen untuk melakukan penyusunan langkah-langkah untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Melakukan perencanaan tadi merupakan suatu kegiatan mempersiapkan segala kebutuhan, memperhitungkan matang-matang apa saja yang menjadi kendala, dan merumuskan apa saja kegiatan yang akan dilakukan.

Sementara itu pengawasan merupakan tahap akhir dalam fungsi manajemen yaitu megawasi segala tindak tanduk dari pergerakkan organisasi tersebut. Serta memastikan apa apa organisasi sudah melakukan sesuai perencaan yang telah dilakukan sebelumnya. Selain itu pengawasan juga berfungsi mengawasi segala pemakaian sumber daya, sehingga secara tidak langsung pengawasan juga memerintahkan untuk menggunakan sumber daya seefektif dan seefisien mungkin.

Dari sini kita dapat menangkap hakikat manajemen yang diungkapkan oleh George R. Terry ialah apa sesungguhnya yang direncanakan, itu yang harus dicapai. Maka dari itu perencanaan harus silakukan sematang mungkin agar saat pelaksanaanya dapat berjalan sebaik mungkin.

Prinsip manajemn sendiri merupakan suatu dasar yang dijadikan pemikiran bersama untuk pedoman kerja yang sifatnya utama atau pokok dan tidak boleh diabaikan oleh setiap manajer dan pimpinan. Dan pada saat pelaksanaan prinsip tersebut tidak persifat kaku tetapi luwes, yaitu bisa saja diubah-ubah sesuai dengan kebutuhan.

Prinsip-prinsip manajemen yang dijabarkan di atas dapat dilihat dengan seksama, sebagai berikut:

1. Pembagian kerja yang berimbang

Dalam hal ini pembagian tugas harus dilakukan secara merata menurut jenisnya kepada seluruh pekerja, sehingga manjer dituntut bersikap adil dalam memberikan beban pekerjaan.

2. Pemberian kewenangan dan rasa tanggung jawab

Setiap pekerja hendaknya diberi kewenangan untuk mengerjakan segala tugas yang telah diberikan agar tugas tersebut dapat terselesaiakan dengan baik. Pemberian kewenangan dapat diberikan langsung oleh atasan.

3. Disiplin

Disiplin disini berarti selalu bersedia mengerjakan tgas yang diberikan serta menyelesaiakananya tepat pada waktunya sesuai rencana yang telah dirancang sebelumnya.

4. Kesatuan perintah

Seorang pekerja ebaiknya haya menerima satu jenis perintah dari satu atasan saja aga tidak terjadi simpang siur kewenangan.

5. Kesatuan arah

Suatu kegiatan hendaknya memiliki satu tujuan yang sama dan dipimpin oleh seorang atasan langsung serta didasarkan pada rencana kerja yang sama (satu tujuan, satu rencana, dan satu pimpinan).

Demikian artikel yang membahas mengenai Fungsi Manajemen George R. Terry, Prinsip Manajemen. Semoga artikel kali ini dapat bermanfaat sebagai bahan acuan refrensi untuk anda.

Artikel Yang Terkait: