Jul 19

Manajemen Syariah Fungsi Manajemen Keuangan Syariah Fungsi Manajemen Keuangan Syariah Keuangan Syariah

Manajemen Syariah~ Sebagai manusia yang berpengetahuan kita perlu mengetahi bahwa ilmu manajemen juga telah masuk ke dalam pembahasaan keagamaan, terutama agama Islam. Di dalam aliran Islam ilmu manajemen sendiri memiliki dua pengertian yaitu :

  1. Manajemen sebagai ilmu, yang mana manajemen dipandang sebagai ilmu umum yang berkaitan dengan nilai, peradaban sehingga hukum mempelajarinya adalah Fardu kifayah.
  2. Manajemen sebagai aktivitas, artinya segala aktivitas yang berkaitan dengan manajemen terikat pada aturan syara ,nilai atau Hadlarah islam.

Sedangkan bank syariah sendiri mengartikan bahawa manajemen merupakan suatu bentuk perbankan yang mengikuti ketentuan-ketentuan yang dianjurkan oleh Islam, oleh karennya praktek bank syariah sendiri ini bersifat umum atau universal. Yang mana dalam artian universal negara manapun dapat melakukan atau mengadopsi sistem bank syariah dalam hal :

  1. Menetapkan imbalan yang akan diberikan kepda masyarakat atas kepercayaannnya.
  2. Menetapkan imbalan yang akan diterima sehubungan dengan penyediaan dana yang ada kepada masyarakat dalam bentuk pembiayaan baik untuk investasi maupun modal kerja.
  1. Menetapakan imbalan sehubungan dengan kegiatan usaha lainnya yang lazim dilakukan oleh bank syariah.

Dalam hukum Islam manajemen syariah sendiri memiliki artian bahwa manajemen syariah memberikan pembiayaan atas dasar nilai syariah yang telah ditentukan. Karena dengan sistem syariah Bank tidak menarik bunga dan tidak ada transaksi yang memiliki resiko tinggi.

Pada penjabaran dapat diambil contoh, misalnya :

Seorang penjual beli rumah seharga 100 ribu dolar AS dan kembali menjual seharga 120 ribu dolar Asatau bahkan 300 ribu dolar AS jika terjadi kesepakatan antara penjual dan pembeli maka rumah tersebut dijual secara cicilan sesuai kesepakatan bersama yang adil sampai tiba waktu yang telah ditentukan tapi harus disertai beberapa saksi sehingga ketika terjadi disalah satu pihak ada yang lupa masih ada saksi-saksi.

Dalam pendapat yang diungkapkan oleh Karebet serta Yusanto ia memandang bahwa syariah merupakan manajemen yang memiliki dua sisi, yaitu manajemen manajemen sebagai ilmu dan manajemen sebagai aktivitas. Sebagai ilmu, manajemen dipandang sebagai salah satu dari ilmu umum yang lahir berdasarkan fakta empiris yang tidak berkaitan dengan nilai, peradaban (hadharah) manapun.

Namun manajemen sebagai aktivitas dipandang sebagai sebuah perbuatan amal yang akan dimintai pertanggungjawabannya di akhirat kelak tepat di hadapan Allah SWT, sehingga ia harus terikat pada aturan syara’, nilai dan hadharah Islam. Manajemen Islami (syariah) berpijak pada aqidah Islam. Karena aqidah Islam merupakan dasar Ilmu pengetahuan atau tsaqofah Islam.

Fungsi manajemen sebagaimana kita ketahui ada empat yang utama, yaitu: perencanaan(planning), pengorganisasian (organizing), pengontrolan (controlling), dan pengevaluasian(evaluating). Di dalam manajemen syariah sendiri memiliki fungsi sebgai berikut:

  1. Syariah dalam Fungsi Perencanaan
  2. Peran Syariah dalam Pengorganisasian
  3. Peran Syariah dalam Evaluasi
  4. Peran Syariah dalam Pengontrolan

Demikan artikel yang berisi tentang Manajemen Keuangan Syariah, Konsep Manajemen Syariah, Fungsi Manajemen Syariah. Semoga artikel ini dapat bermanfaat sebagai acuan refrensi untuk anda.

Artikel yang Terkait: