Nov 15

Perilaku Konsumen Kaitan Antara Pemasaran Dan Perilaku Konsumen Kaitan Antara Pemasaran Dan Perilaku Konsumen Perilaku KonsumenPerilaku Konsumen~ Masalah pertanian adalah masalah mendasar di Indonesia. Padahal pertanian menjadi tumpuan pembangunan bangsa karena paling banyak tenaga kerja dan kelompok miskinnya.

Salah satu hasil pertanian yang memerlukan proses pengolahan agar meningkatkan nilai tambah produk adalah kedelai. Kedelai merupakan bahan pangan yang mempunyai peranan yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia.

Hal ini dapat dilihat dari adanya kenyataan bahwa sebagian besar masyarakat tidak dapat melepaskan diri dari bahan makanan yang berbahan baku kedelai. Sebagai makanan, kedelai sangat berkhasiat bagi pertumbuhan dan menjaga kondisi sel-sel tubuh karena banyak mengandung unsur dan zat-zat makanan, terutama kandungan protein yang tinggi (Setyowati, 2011).

Semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan menjadikan masyarakat mengkonsumsi bahan makanan yang bergizi. Sebagai bahan pelengkap makanan yang banyak mengandung gizi, banyak masyarakat yang menjadikan kecap sebagai bagaian dari menu setiap hari, sehingga menyebabkan banyaknya produsen kecap yang menciptakan berbagai merek kecap.

Banyaknya merek kecap yang ada di pasaran menyebabkan adanya persaingan antar produsen kecap dalam memperebutkan konsumen, sehingga bagi pemasar perlu menyusun strategi pemasaran salah satunya adalah mempelajari perilaku konsumen.

Pemasaran bertujuan memberikan kepuasan terhadap keinginan dan kebutuhan konsumen, atau berorientasi pada konsumen (consumer oriented). Hal ini secara azasi berbeda dengan falsafah bisnis terdahulu yang berorientasi pada produk (product concept)  dan penjualan  (sales concept) atau keuangan (financial concept). Konsep pemasaran mengajarkan bahwa kegiatan pemasaran harus dimulai dengan usaha mengenal dan merumuskan keinginan dan kebutuhan dari konsumennya (Swastha dan Handoko, 1997).

Orientasi Pada Konsumen

Pada dasarnya konsumen merupakan sasaran utam dari suatu pemasaran. Oleh sebab itu, perusahaan haru meperhatikan konsumen, meliputi:

  1. Menentukan kebutuhan pokok (basic need) dari pembelian yang akan dilayani dan dipenuhi.
  2. Menentukan kelompok pembeli yang akan dijadikan sasaran penjualan
  3. Menentukan produk dan program pemasarannya
  4. Mengadakan penelitian pada konsumen, untuk mengukur, menilai, dan menafsirkan keinginan, sikap, serta perilaku konsumen.
  5. Menentukan dan melaksanakan strategi yang paling baik.

Kepuasan Konsumen (Consumer Satisfaction)

pada hakikatnya suatu perusahaan dapat dikatakan berhasil dalam tiap pemasaran yang dapat menguntungkan atau memberikan laba dengan jangka panjang. Sehingga dengan kata lain perusahaan harus mampu memaksimalkan kepuasaan konsumen, tetapi perusahaan harus mendapatkan laba dengan cara memberikan kepuasan kepada konsumen.

Demikian artikel yang membahas mengenai Pemasaran Pertanian, Perilaku Konsumen, Kepuasaan Konsumen, Masalah Pertanian, Orientasi Konsumen. Semoga artikel yang kami sajikan mampu emmberikan wawasan untuk Anda.

Artikel yang Terkait: