Aug 18

Sarana Prasarana Pendidikan Manajemen Sarana Dan Prasarana Pendidikan Manajemen Sarana Dan Prasarana Pendidikan Sarana Prasarana PendidikanSarana Prasarana Pendidikan~ Dalam melaksanakan seluruh rancanagan kegiatan yang ada manajemen selalu dibutuhkan peran aktifnya, agar segala rancangan kegiatan tersebut dapat berjalan dengan lancar serta sistematis.

Pada dasarnya manajemen menekankan pada pengelolahan serta perencanaan. Tak terkecuali pada pendidikan, manajemen juga sangat dibutukan sebagai sarana dan prasarana pendidikan.

Dari sini dapat diketahui pula bahwa sarana penididikan merupakan wadah, tempat, alat pelengkap sebagai proses perencanaan serta pelaksanaan belajar mengajar. Sarana pada pendidikan dapat berupa papan tulis, spidol, penghapus, alat tulis, buku, dan media pengajaran.

Sedangkan yang dimaksud dengan prasarana pendidikan merupakan segala fasilitas yang secara tidak langsung menunjang jalannya suatu proses pendidikan tersebut. Prasarana yang ada pendidikan dapat meliputi gedung, ruang kelas, halaman, kebun sekolah, jalan menuju sekolah, dan sebagainya. namun, apabila prasarana tersebut digunakan secara langsung untuk kegiatan belajar mengajar, misalnya kebun sekolah digunakan untuk kegiatan belajar biologi maka kebun sekolah menjadi sarana pendidikan.

Manajemen sarana dan prasarana merupakan segala kegiatan yang mengatur serta mengelola sarana prasarana pendidikan secara efesien dan efektif dalam rangka mewujudkan tujuan pendidikan itu sendiri.

Melakukan pengaturan, serta menjaga sarana prasarana pendidikan agar dapat memberikan kontribusi pada lembaga pndidikan secara maksimal dan optimal merupakan salah satu tugas dari manajemen sarana prasarana pendidikan.

Akan tetapi yang menjadi suatu dasar tujuan manajemen sarana prasarana pendidikan, meliputi sebagai berikut:

  1. Menciptakan suatu lembaga pendidikan yang bersih, rapi, indah, sehingga menyenangkan bagi warga sekolah yang erda pada naungan lembaga pendidikan.
  2. Tersedianya sarana dan prasarana yang memadai baik secara kualitas maupun kuantitas dan relevan dengan kepentingan dan kebutuhan pendidikan.

Jadi dapat dikatakan bahwa manajemen sarana prasarana pendidikan memiliki tujuan yaitu memberi kontribusi secara penuh, optimal, serta maksimal bagi kegiatan belajar mengajar pada lembaga pendidikan.

Yang menjadi fungsi utama manajemen sarana prasarana pendidikan yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasaan, dan evaluasi kegiatan pengadaan barang, pembagian dan penggunaan barang (inventasi), perbaikan barang, dan tukar tambah maupun penghapusan barang.

Dalam merencanakan sarana tidak semudah merancang rencana prasarana yang hanya mempertimbangkan segala sesuatunya hanya sebatas selera dan persediaan yang ada.

Untuk merencanakan sarana dibutuhkan suatu proses sebagai tahap yang bersifat edukatif. Adapaun tahapan tersebut dapat dijabarkan sebagai berikut:

  1. Dalam masalah pembelajaran dibutuhkannya suatu analisis tertentu untuk penyampaian pembelajaran efektif. Dalam hal ini guru mata pelajaranlah yang bertindak secara langsung.
  2. Diadakannya penyeleksian terhadap prioritas-prioritas alat-alat yang mendesak
  3. Pengevaluasian alat-alat yang akan ditinjau lebih jauh.
  1. Mengadakan seleksi terhadap alat pelajaran/media yang masih dapat dimanfaatkan, baik dengan  reparasi atau modifikasi maupun tidak.
  2. Mencari dana apabila masih kekurangan dana dalam pengadaan sarana pendidikan.
  3. Menunjuk seseorang dalam melaksanakan pengadaan sarana dan prasrana. Penunjukkan ini sebaiknya berdasarka pada keahlian, kelincahan berkomunikasi, kejujuran, dan sebagainya.

Demikian artikel yang membahas mengenai Sarana Prasarana Pendidikan, Manajemen Sarana Prasarana Pendidikan, Tujuan Manajemen Sarana Prasarana Pendidikan, Proses Manajemen Sarana Prasarana Pendidikan.

Artikel ini dibuat dengan sengaja dengan tujuan yang tak lain ialah agar wawasan anda dapat bertambah, serta penulis berharap artikel ini dapat dijadikan bahan acuan untuk refrensi anda.

Artiekel Yang Terkait: