Aug 20

Pedagang Buah Manajemen Strategi Pemasaran Secara Efisiensi Buah Lokal Pasca Letusan Gunung Kelud Manajemen Strategi Pemasaran Secara Efisiensi Buah Lokal Pasca Letusan Gunung Kelud Pedagang BuahStrategi Pemasaran~ Akibat dari letusan gunung Kelud yang dilanjutkan dengan aktivitas hujan abu vulkanik beberapa waktu lalu sangan memberi dampak yang dapat dibilang merugikan pada jalur distribusi bahkan pemsaran buah disejumlah kota di Jawa Timur.

Dapat dilihat banyak sekali perubahan yang ada dalam kegiatan pemasaran buah yang ada. Misalnya saja pada buah jeruk, apel, dan semangka yang hingga kini melonjak naik. Harga apel yang semula hanya 25 ribu rupiah perkilonya kini naik menjadi 30 ribu rupiah tiap kilogramnya.

Adanya kenaikan harga tersebut disebabkan oleh telatnya pengiriman serta pemasokan dari buah yang berada pada daerah yang terkena imbas dari abu vulkanik.

Tentu saja dampak yang terjadi selanjutnya berada penuh pada kegiatan pemasaran. Berkurangnya jumlah pembeli membuat para pedagang buah gigit jari. Alhasil keseimbangan antara transaksi pasar menjadi rancu.

Dari gambaran berita di atas dibutuhkan suatu strategi yang dapat mengatasi semua masalah dan kendala tersebut. Dari penyusunan strategi akan didapat suatu solusi yang dapat digunakan untuk kegiatan yang mendatang.

Efisiensi Pemasaran

Kinerja sistem pemasaran dikatakan adil dan efisien apabila konsumen mencapai tingkat kepuasan tertinggi.  Selain itu  masing-masing  lembaga pemasaran memperoleh keuntungan yang adil dan merata sesuai proporsi  biaya yang dikeluarkan.

Efisiensi sering digunakan  di  industri  hasil pertanian  dalam mengukur kinerja pasar. Peningkatan efisiensi merupakan tujuan umum dari petani, lembaga pemasaran, konsumen dan masyarakat umum. Merupakan hal yang umum bahwa semakin tinggi efisiensi berarti kinerja pasar semakin baik, demikian pula sebaliknya.

Masalah efisiensi pemasaran berhubungan dengan masalah penyaluran barang-barang atau jasa dari  produsen kepada konsumen menurut tempat, waktu, dan bentuk yang diinginkan oleh konsumen dengan biaya yang serendah-rendahnya sesuai dengan tingkat teknologi yang ada.

Strategi Pemasaran Buah Lokal secara Umum

A. Perbaikan teknologi produksi secara tepat guna

  1. Penggunaan bibit dan pupuk berkualitas
  2.  Perbaikan manajemen pemeliharaan kebun sesuai dengan kondisi wilayah
  3. Peningkatan kualitas SDM petani melalui penyuluhan dan pelatihan teknis
  4. produksi sesuai dengan kondisi wilayah

B. Perbaikan kebijakan pemerintah yang mendukung pelaku agribisnis

  1. Memperbaiki kebijakan tarif impor buah
  2. Membuat kebijakan harga input domestik yang mendukung pelaku agribisnis
  3. Membatasi alih fungsi lahan pertanian produktif melalui revitalisasi agrarian
  4. Dinas Pertanian dan Kehutanan  lebih mendorong pengembangan agribisnis komoditi buah-buahan unggulan ke arah agroindustri

 C. Perbaikan  promosi  buah  lokal  oleh pelaku agribisnis, pemerintah, dan   akademik

  1. Perbaikan kualitas buah lokal
  2. Perbaikan tampilan kemasan buah lokal
  3. Memperluas jaringan pemasaran buah lokal baik dalam bentuk segar maupun olahan melalui kegiatan pengenalan produk unggulan lokal kepada masyarakat dalam even-even tertentu seperti pameran, dan lain-lain.

Artikel Yang Terkait: