Oct 31

Keuangan Negara Neraca Perdagangan Berlabel Surplus Neraca Perdagangan Berlabel Surplus Keuangan NegaraNeraca Perdagangan~ Kabar yang dapat dikatakan menggembirakan untuk Indonesia yang pada saat ini, kembali memberikan label surplus pada neraca perdagangan. Tercatat bahwa neraca perdaganagan Republik Indonesia mengalami surplus sebesar 0,07 miliar dolar AS yang dilansir pada akhir Mei 2014.

Surplus yang ada kali ini didapat dari oleh neraca non migas yan ada yang kian hari makin berkembang ditengah defisit neraca perdagangan migas. Surplus yang dialami oleh neraca nonmigas didorong oleh laju impor nonmigas yang mnegalami kemunduran dibandingkan sebelumnya.

Impor nonmigas secara umum terkendali sejalan dengan moderasi permintaan domestik sebagai dampak kebijakan stabilisasi yang telah ditempuh selama ini. Akan tetapi hal yang berbeda yang ditunjukkan oleh impor nonmigas impor minyak terus menunjukkan tren peningkatan sejak tahun 2010 lalu.

Sementara itu, dari neraca finansial, aliran masuk modal asing pada Juni 2014 sedikit tertahan, seiring dengan perilaku investor yang menunggu hasil Pemilihan Umum Presiden 2014. Namun, secara akumulatif hingga Juni 2014, aliran masuk portofolio asing ke pasar keuangan Indonesia telah mencapai 11,54 miliar dolar AS.

Dengan demikian devisa negara Indonesia mencapai peningkatan menjadi 107,7 miliar dolar AS. Angka tersebut dapat dikatakan setara dengan 6,2 bulan impor yang dapat dibandingkan pula dengan 6,0 bulan impor serta pembayaran utang luar negeri pemerintah, hal tersebut dapat dikategorikan sebagai standart kecukupan internasional, yang dapat ditargetkan sekitar 3 bulan impor.

Pengertian Neraca Perdagangan

pada hakikatnya neraca perdagangan merupakan suatu catatan dari semua transaksi ekonomi internasional yang dikelola meliputi berbagai kegiatan yang tentunya berhubungan dnegan perdagangan, keuangan dan moneter antara penduduk domestik atau luar negeri.

Dalam hal ini laporan yang ada ditujukkan tiap periode tertentu, atau dalam kurun waktu satu tahun. Laporan yang ada dapat dikatakan sebagai laporan arus pembayaran atau keluar masuknya kas suatu negara.

Nercara perdaganagn merupakan istilah yang sangat umum yang dipergunakan untuk menggambarkan suatu perbedaan antara nilai moneter antara ekspor dan impor. Ada istilah lain yang mengatakan neraca perdagangan biasa disebut dengan ekspor netto.

Nerca perdagangan yang menunjukkan suatu keadaan yang surplus berarti suatu negara tersebut telah mengalami nilai ekspor yang tinggi dibandingkan dengan nilai impor. Sebaliknya suatu neraca perdagangan yang defisit menunjukkan bahwa nilai dari ekspor lebih rendah dibandingkan dengan nilai impor.

Ketahuilah bahwa Perdagangan Indonesia pernah memburuk pada tahun-tahun tertentu, akan tetapi perdagangan Indonesia mulai membaik kembali kembali dan mengalami peningkatan yang cukup membaik pada tahun 2010. Hantaman yang mampu diterpa perdagangan Indonesia mampu membuktikan eksistensi neraca perdagangan itu sendiri.

Demikian artikel yang membahas mengenai Peningkatan Neraca Perdagangan, Pentingnya Neraca Perdagangan, Indikator Eksopr Impor. Semoga artikel yang Kami sajikan mempu memberikan wawasan untuk Anda.

Artikel yang Terkait: