akuntansi (1)

Akuntansi Manajemen

Akuntansi Manajemen

Akuntansi Manajemen~ Didalam sebuah perusahaan tentu terdapat beberapa laporan dan informasi mengenai pengelolahan keuangan, yang nantinya akan menjadi sebuah pedoman bagi seseorang untuk menjalankan fungsinya sebagai seorang pengolah keuangan.

Laporan dan informasi mengenai keuangan disebut dengan akuntansi, sedangkan seseorang yang mengelolah keuangan tersebut disebut dengan manajer keuangan. Yah keduanya sangat dibutuhkan dalam kegiatan yang berhubungan dengan keuangan.

Didalam sebuah perusahaan tentu terdapat beberapa laporan dan informasi mengenai pengelolahan keuangan, yang nantinya akan menjadi sebuah pedoman bagi seseorang untuk menjalankan fungsinya sebagai seorang pengolah keuangan.

Laporan dan informasi mengenai keuangan disebut dengan akuntansi, sedangkan seseorang yang mengelolah keuangan tersebut disebut dengan manajer keuangan. Yah keduanya sangat dibutuhkan dalam kegiatan yang berhubungan dengan keuangan.

Secara universal akuntansi merupakan sebuah laporan keuangan perusahaan yang diberikan kepada pihak-pihak yang membutuhkannya dengan tujuan mengentahui kondisi dari perusahaan tersebut.

Sedangkan manajemen sendiri suatu kegiaatan me-manage yang berbentuk suatu pengelolahan mengatur, dan mengendalikan ebuah kegiatan yang dilakuakn dengan kespakatan atau kerjasama antara pihak satu dnegan pihak yang lainya dengan tujuan untuk mencapai suatu target yang ditentukan.

Dari pengertian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa akuntansi manajemen ialah suatu kegiatan me-manage dengan tujuan menghasilkan informasi keuangan yang diperuntukkan bagi-bagi pihak-pihak yang berkepentingan.

Akuntansi manajemen merupakan penggabungan dari penyajian, dan enafsiran informasi yang digunakan sebagai pedoman atau perumusan strategi, aktivitas perencanaan dan pengendalian, pembuatan keputusan tertentu, sebagai optimalisasikan pengguanaan sumber daya.

Di dalam akuntansi manajemen terdapat sistem akutansi manajemen. Sistem akuntansi manjemen adalah sistem informasi yang menghasilkan kesimpulan tertentu dengan menggunakan data yang ada dan prosesnya bertujuan untuk memenuhi hasil akhir tertentu dari suatu manjemen.

Proses-proses yang dimaksud di dalam sistem akuntansi manjemen ialah segala kegiatan yang berbentuk pengumpulan, pengukuran, penyimpanan, analisis, pelaporan, dan pengelolahan informasi. Sedangkan output yang dihasilakan  berupa informasi laporan khusus, harga produk, biaya penganggaran, anggaran, laporan kinerja karyawan, dan komunikasi personal.

Fungsi dari hasil informasi yang sudah ada di dalam manajemen ada beberapa hal yang bisa di rumuskan yaitu :

  1. Merumuskan strategi.
  2. Proses perencanaan dan pengendalian.
  3. Pengambilan keputusan.
  4. Optimalisasi keputusan.
  5. Pengungkapan pemegang saham dan pihak luar.
  6. Pengungkapan entitas organisasi bagi karyawan.
  7. Perlindungan atas asset organisasi.

Akuntansi manajemen adalah suatu sistem akuntansi yang berkaitan dengan segala ketentuan dan penggunaan informasi akuntansi untuk manajer atau manjemen dalam suatu organisasi serta untuk memberikan dasar kepada manajemen untuk membuat keputusan bisnis yang akan memungkinkan manajemen akan lebih siap dalam pengelolaan dan melakukan fungsi kontrol.

Ada beberapa alasan mengapa sistem akuntansi manajemen digunakan dalam perusahaan, salah satunya ialah karena informasi akuntansi manajemen digunakan dalam sebuah organisasi, biasanya untuk pengambilan keputusan, maka Informasi Akuntansi Manajemen menpunyai ciri sebagai berikut:

  1. Dirancang dan dimaksukan untuk digunakan oleh pihak manajemen internal organisasi sedangkan informasi Akuntansi keuangan dimaksudkan dan dirancang untuk pihak eksternal seperti kreditur dan para pemegang saham;
  2. Biasanya rahasia dan digunakan oleh pihak manajemen dan bukan untuk laporan publik;
  3. Memandang ke depan, bukan sejarah;
  4. Dihitung dengan mengacu pada kebutuhan manajer dan sering kali menggunakan sistem informasi manajemen, bukan mengacu pada standar akuntansi keuangan.

Demikian artikel yang membahas mengenai Akuntansi Manajemen, Fungsi Akuntansi Manajemen, Sistem Akuntansi Manajemen, Ciri Informasi Akuntansi Manajemen. Semoga artikel ini dapat bermanfaat sebagai bahan pertimbangan refrensi anda.

neraca2

Neraca Perdagangan Berlabel Surplus

Keuangan NegaraNeraca Perdagangan~ Kabar yang dapat dikatakan menggembirakan untuk Indonesia yang pada saat ini, kembali memberikan label surplus pada neraca perdagangan. Tercatat bahwa neraca perdaganagan Republik Indonesia mengalami surplus sebesar 0,07 miliar dolar AS yang dilansir pada akhir Mei 2014.

Surplus yang ada kali ini didapat dari oleh neraca non migas yan ada yang kian hari makin berkembang ditengah defisit neraca perdagangan migas. Surplus yang dialami oleh neraca nonmigas didorong oleh laju impor nonmigas yang mnegalami kemunduran dibandingkan sebelumnya.

Impor nonmigas secara umum terkendali sejalan dengan moderasi permintaan domestik sebagai dampak kebijakan stabilisasi yang telah ditempuh selama ini. Akan tetapi hal yang berbeda yang ditunjukkan oleh impor nonmigas impor minyak terus menunjukkan tren peningkatan sejak tahun 2010 lalu.

Sementara itu, dari neraca finansial, aliran masuk modal asing pada Juni 2014 sedikit tertahan, seiring dengan perilaku investor yang menunggu hasil Pemilihan Umum Presiden 2014. Namun, secara akumulatif hingga Juni 2014, aliran masuk portofolio asing ke pasar keuangan Indonesia telah mencapai 11,54 miliar dolar AS.

Dengan demikian devisa negara Indonesia mencapai peningkatan menjadi 107,7 miliar dolar AS. Angka tersebut dapat dikatakan setara dengan 6,2 bulan impor yang dapat dibandingkan pula dengan 6,0 bulan impor serta pembayaran utang luar negeri pemerintah, hal tersebut dapat dikategorikan sebagai standart kecukupan internasional, yang dapat ditargetkan sekitar 3 bulan impor.

Pengertian Neraca Perdagangan

pada hakikatnya neraca perdagangan merupakan suatu catatan dari semua transaksi ekonomi internasional yang dikelola meliputi berbagai kegiatan yang tentunya berhubungan dnegan perdagangan, keuangan dan moneter antara penduduk domestik atau luar negeri.

Dalam hal ini laporan yang ada ditujukkan tiap periode tertentu, atau dalam kurun waktu satu tahun. Laporan yang ada dapat dikatakan sebagai laporan arus pembayaran atau keluar masuknya kas suatu negara.

Nercara perdaganagn merupakan istilah yang sangat umum yang dipergunakan untuk menggambarkan suatu perbedaan antara nilai moneter antara ekspor dan impor. Ada istilah lain yang mengatakan neraca perdagangan biasa disebut dengan ekspor netto.

Nerca perdagangan yang menunjukkan suatu keadaan yang surplus berarti suatu negara tersebut telah mengalami nilai ekspor yang tinggi dibandingkan dengan nilai impor. Sebaliknya suatu neraca perdagangan yang defisit menunjukkan bahwa nilai dari ekspor lebih rendah dibandingkan dengan nilai impor.

Ketahuilah bahwa Perdagangan Indonesia pernah memburuk pada tahun-tahun tertentu, akan tetapi perdagangan Indonesia mulai membaik kembali kembali dan mengalami peningkatan yang cukup membaik pada tahun 2010. Hantaman yang mampu diterpa perdagangan Indonesia mampu membuktikan eksistensi neraca perdagangan itu sendiri.

Demikian artikel yang membahas mengenai Peningkatan Neraca Perdagangan, Pentingnya Neraca Perdagangan, Indikator Eksopr Impor. Semoga artikel yang Kami sajikan mempu memberikan wawasan untuk Anda.

Artikel yang Terkait:

Keuangan Negara

Bukti Gagalnya Pengelolahan Keuangan Negara

Keuangan NegaraKeuangan Negara~ Berbicara masalah keuangan, tentu saja memberikan berbagai persepsi yang sangat luas terhadap arti dari keuangan tersebut. Pada dasarnya keuangan yang menjadi dasar terlaksanya segala kegiatan yang berhubungan dengan financial.

Terutama pada suatu Negara, jelas saja suatu negara membutuhkan pengelolahan keuangan yang sangat efektif dan efisien sebagai strategi jitu terlaksanya suatu pembangunan dan dapat memberikan kontribusi yang akurat untuk semua yang ada pada negara tersebut.

Akan tetapi maraknya penyelewengan keuangan negara tentu saja menjadi bukti nyata tidak efisien dan efektifnya sebuah pengelolahan uang negara. Bahkan mungkin penyelewengan tersebut dapat dijadikan suatu kegagalan besar terhadap pengelolahan keuangan suatu negara.

Tengok saja bukti nyata yang dipaparkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang memiliki berbagai temuan terhadap pengelolahan keuangan yang terjadi pada Negara ini pada smester II pada tahun 2013 dinyatakan bahwa telah adanya ketidakpatuhan pengelolahan keuangan negara.

Ketidakpatuhan tersebut dapat dilihat adanya jumlah pengelolahan keuangan negara sebesar Rp 13, 96 triliun yang dilakukan oleh segenap aparatur negara. Adanya ketidakpatuhan yang terjadi dalam pengelolahan keuangan negara disebabkan oleh lemahnya sistem pengelolahan keuangan negara.

Lemahnya sistem pengelolahan keuangan negara memiliki dampak buruk bagi negara salah satunya adalah kerugian yang harus dialami oleh suatu negara tersebut. Dalam temuan kasus sebanyak 3.542 kasus, senilai Rp 9,24 triliun di antaranya bisa mengakibatkan dampak pada keuangan negara.

Dampak tersebut antara lain, merugikan keuangan negara Rp 1,78 triliun, berpotensi merugikan keuangan negara Rp 4,483 triliun, dan mengurangi potensi penerimaan negara Rp 2,63 triliun.

Pengertian Keuangan Negara

Keunagan negara merupakan suatu sisi yang memiliki dua sisi yang sangat vital. Sisi tersebut dapat disebutkan yaitu sisi obyek dan sisi subyek. Dalam sisi obyek keuangan negara merupakan hak dan serangkaian keuangan negara yang pada dasarnya dinilai dengan uang.

Dalam hal ini kebijakan yang ada juga termasuk dalam lingkaran keuangan baik berupa fiskal maupun moneter. Selain itu keungan negara juga berhubungan dengan adanya pengelolahan kekayaan alam yang dimiliki suatu negara.

Kekayaan negara tersebut dikelola dengan baik dan beenar baik berupa berupa uang, maupun barang yang dapat dijadikan milik negara berhubungan dengan pelaksanaan hak dan kewajiban tersebut.

Dari sisi subyek, yang dimaksud dengan keuangan negara meliputi seluruh obyek sebagaimana tersebut di atas dimiliki negara, dan/atau dikuasai oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, perusahaan negara/daerah, dan badan lain yang ada kaitannya dengan keuangan negara.

Pengelolahan Keuangan Negara

Pada dasarnya pengelolahan keuangan negara merupakan subbidang yang berhubungan dengan pengelolahan fiskal yang dapat berupa kebijakan dan segala macam kegiatan yang berkaitan dengan pengelolahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Pengelolahan APBN dapat berupa penetapan Arah dan Kebijakan Umum (AKU), penetapan strategi dan prioritas pengelolaan APBN, penyusunan anggaran oleh pemerintah, pengesahan anggaran oleh DPR, pelaksanaan anggaran, pengawasan anggaran, penyusunan perhitungan anggaran negara (PAN) sampai dengan pengesahan PAN menjadi undang-undang.

Demikian artikel yang Membahas Keuangan Negara, Pengelolahan Keuangan Negara, Kegagalan Pengelolahan Keuangan Negara, Keefektifan Pengelolahan Keuangan Negara. Semoga artikel yang Kami sajikan mampu memberikan wawasan tamabahan untuk Anda.

Artikel yang Terkait:

Bisnis Catering

Bisnis Catering Sebagai Bentuk Perusahaan Milik Keluarga

Bisnis CateringBisnis KulinerBerkembangnya usaha atau bisnis yang ada pada saat ini membawa pundi-pundi uang tersendiri bagi pelaku usaha. Terutama pada bisnis yang berbau kuliner. Dengan dasar daya tarik para pariwisata kuliner tidak hanya sebagai pengisi perut akan tetapi sebagai gambaran tradisi.

Berbicara masalah kuliner, pada tahun 2014 marak sekali berbagai usaha atau bisnis yang masih berkaitan erat dengan keluarga. Yah misalnya saja pada bisnis catering, catering merupakan jasa boga yang secara khusus melayani berbagai pesanan makanan yang disesuaikan dengan permintaan konsumen.

Pada saat melakukan bisnis tersebut, seorang wirausahawan akan melakukan berbagai konsultasi dengan orang-orang terdekatnya seperti keluarga. Selanjutnya dalam penentuan ide mulailah muncul suatu kerjasama antara kedua belah pihak yang masih memiliki hubungan keluarga.

Itulah alasan mengapa bisnis catering juga dapat disebut sebagai perusahaan milik keluarga. Meskipun pada dasarnya jasa boga yang ditawarkan hanya bersifat sederhana, akan tetapi telah menjadi wadah suatu kelompok untuk bersama-sama menjalin hubungan sesuai tujuan awal.

Bayangkan saja semakin berkembangnya bidang boga tersebut, ada beberapa universitas atau lembaga yang menawarkan ilmu yang dikhususkan atau difokuskan pada manajemen katering. Hal tersebut merupakan satu bukti nyata berkembangnya bisnis catering.

Pengertian Perusahaan Keluarga

Perusahaan keluarga berawal dari keinginan anggota keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Bisnis adalah salah satu sarana efektif yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan tersebut, sehingga muncullah berbagai perusahaan keluarga di berbagai bidang ekonomi dan skala bisnis. Perjalanan awal bisnis memerlukan berbagai kondisi yang mendukung keberlangsungan perusahaan.

Perusahaan memerlukan tenaga yang loyal, memahami budaya pendiri, memahami kondisi sulit pendiri dan mendukung dengan sekuat tenaga untuk kesuksesan bisnis. Dukungan inilah yang mendorong keterlibatan orang-orang terdekat dalam bisnis. Pendiri akan merekrut orang tua, suami/istri, saudara, sepupu atau anggota keluarga yang lain untuk bersama-sama menjalankan bisnis. Komposisi personal perusahaan keluarga memberikan kondisi stabil dan aman bagi perusahaan. Anggota keluarga cenderung berpihak kepada pendiri dengan memberikan loyalitas, dukungan dan pengorbanan bagi bisnis untuk kepentingan keluarga.

Karakteristik Perusahaan Keluarga

Perusahaan keluarga merupakan suatu perusahaan dengan lebih dari 50% pemilikan dimiliki oleh satu grup keluarga yang memiliki hubungan darah atau pernikahan dan perusahaan dinyatakan oleh CEO, direktur manajer atau  chairman sebagai perusahaan keluarga dan 51% atau lebih tim manajemen menggambarkan grup keluarga yang paling besar yang memiliki perusahaan.

Sehingga dari sinilah dapat dilihat kharakteristik suatu perusahaan keluarga yang sangat khas. Adapun karakteristik perusahaan keluarga meliputi:

  1. Adanya keterlibatan anggota keluarga
  2. Pewarisan dilakukan dengan generasi ke generasi
  3. Adanya tumpang tindih keluarga, manjemen perusahaan bersifat kekeluargaan

Demikian artikel yang membahas mengenai Perkembangan Bisnis Kuliner, Perusahaan Milik Keluarga, Bisnis Catering, Pengertian Perusahaan Milik Keluarga, Karakteristik Perusahaan Keluarga, Manajemen Keluarga. Semoga artikel yang Kami sajikan mampu memberikan tambahan wawasan untuk Anda.

Artikel yang Terkait:

manajemen keuangan

Manajemen Keuangan Daerah

Manajemen Keuangan

Manajemen Keuangan~Dalam mengelolah keuangan dibutuhkan suatu ilmu yang mempelajari pengelolahan keuangan yang baik dan benar. Ilmu tersebut sering disebut dengan manajemen keuangan. Manajemen Keuangan sering digunakan dan dibutuhkan dalam pengelolahan keuangan disegala bidang, tak terkecuali pengelolahan keuangan daerah.

Peraturan Pemerintah No. 105 Tahun 2000, keuangan daerah menyatakan :

Semua hak dan kewajiban daerah dalam rangka penyelenggaraan pemerintah daerah yang dapat dinilai dengan uang termasuk di dalamnya segala bentuk kekayaan yang berhubungan dengan hak dan kewajiban daerah tersebut, dalam kerangka anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD)

Dari pengertian di atas turut mengundang beberapa ahli untuk mendefinisikan mengenai keuangan daerah diantaranya, sebagai berikut:

  1. Drs. Tjahja Supriatna, ia mendfibisikan keuangan daerah sebagai suatu kemampuan pemerintah daerah untuk mengawasi pengelolahan daerah tersebut mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasi, pengendalian serta pengevaluasian di berbagai sumber keuangan sesuai dengan kewenangan dalam rangka pelaksanaan asas desentralisasi, dekosentrasi dan tugas pembantuan di daerah yang diwujudkan dalam bentuk anggaran pendapatan dan belanja daerah (PBD).
  2. Jaya, berpendapat bahwa keungan daerah merupakan seluruh tatanan, perangkat kelembagaan, dan kebijaksanaan anggaran daerah yang meliputi pendapatan serta belanja negara.
  3. Mamesah, keuangan daerah merupakan segala hak dan kewajiban yang dapat dibilai dengan nominal atau uang, demikian juga segala sesuatu baik berupa  uang maupun barang yang dapat dijadikan kekayaan daerah sepanjang belum dimiliki/dikuasai oleh negara atau daerah yang lebih tinggi, serta pihak lain sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.

Manajemen keuangan daerah merupakan proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dan pengendalian terhadap semua hak dan kewajiban daerah penyelenggaraan pemerintah yang ada yang segalanya dinilai dengan uang, dan masuk dalam kekayaan yang berhubungan dengan hak serta kewajiban daerah dalam rangka anggaran pendapatan dan belanja daerah.

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebagai kerangka Manajemen Keuangan Daerah berdasarkan Pasal 3 Ayat (4) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, mempunyai fungsi :

  1. Fungsi Otorisasi, APBD merupakan dasar untuk melaksanakan pendapatan dan belanja pada tahun yang bersangkutan;
  2. Fungsi Perencanaan, APBD merupakan pedoman bagi manajemen dalam merencanakan kegiatan pada tahun yang bersangkutan;
  3. Fungsi Pengawasan, APBD menjadi pedoman untuk menilai apakah kegiatan penyelenggaraan pemerintah daerah sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan;
  4. Fungsi Alokasi, APBD diarahkan untuk mengurangi pengangguran dan pemborosan sumber daya, serta meningkatkan efisiensi dan efektivitas perekonomian;
  5. Fungsi Distribusi, APBD harus mengandung arti / memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan;
  6. Fungsi Stabilisasi, APBD harus mengandung arti atau harus menjadi alat untuk memelihara dan mengupayakan keseimbangan fundamental perekonomian.

Tujuan pengelolahan keuangan daerah meliputi taggung jawab, memenuhi kewajiban keuangan, kejujuran, hasil guna dan daya guna, dan pengendalian.

Dewan perwakilan rakyat daerah merupakan salah satu petugas keuangan pemerintah daerah oleh sebab itu DPRD harus melakukan pengawasan serta pengendalian agar semua tujuan tersebut tercapai, mereka harus berusaha agar selalu mendapat informasi yang diperlukan  untuk memantau pelaksanaan penerimaan dan pengeluaran dan untk membandingakan penerimaan dan pengeluaran dengan rencana dan sasaran.

Demikian artikel yang membahas mengenai Menajemen Keuangan Daerah, Kerangka Manajemen Keuangan Daerah, Tujuan Manajemen Keuangan Daerah. Artikel ini dibuat dengan tujuan tak lain ialah agar pembaca dapat menambah wawasan serta penulis berharap artikel ini dapat menjadi acuan refrensi untuk anda.

lembaga pendidikan islam

Teori Manajemen Pendidikan

Manajemen PendidikanManajemen Pendidikan~ Kemampuan seseorang dalam berfikir dipengaruhi oleh tingkat pendidikan seseorang tersebut. Dengan kata lain pendidikan menjadai salah satu faktor terpenting dalam kehidupan seseorang.

Pendidikan merupakan sebuah kata yang sangat familiar kita dengarkan di dalam hidup sehari hari, sebab pendidikan merupakan kegiatan penting yang dilakukan oleh hampir semua irang dari lapisan masyarakat.

Pendidikan yang saat ini sudah menjalar serta menyentuh diberbagai lapisan membuat dari berbagai pihak sadar bahwa pendidikan merupakan kebutuhan yang utama untuk menjalani kehidupan sehari-hari, serta merupakan kebutuhan pelengkap untuk mendapatkan segala tingkat jabatan dalam dunia karir.

Manajemen pendidikan sendiri merupakan segenap kegiatan yang sebelumnya telah dirancang untuk dijadikannya sebuah pedoman dan dilakukan oleh kedua belah pihak. Dari sini ada pula yang menyebutkan bahwa manjemen pendidikan merupakan prasarana penggerak terjadinya pendidikan.

Jika dlihat sekilas semua asumsi yang dilontarkan oleh beberapa pihak tadi secara tidak langsung menunjukkan perbedaan akan tetapi masih dalam konteks bahasan yang sama. Oleh karenanya sebagai pedoman kita manusia yang berwawasan perlu mengetahui dengan jelas apa makna dari manajemen pendidikan itu sendiri.

Manajemen pendidikan merupakan serangkaian kegiatan yang dapat berupa proses pengelolaan usaha kerjasama sekelompok manusia yang tergabug dalam organisasi pendidikan, untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan sebelumnya, agar efektif dan efisien.

Agar suatu manajemen dapat dipahami secara rinci dan dalam, Mulyani A. Nurhadi menekankan adanya ciri-ciri atau pengertian Manajemen Pendidikan tersebut sebagai berikut :

  1. Manajemen merupakan rangkaian aktivutas serta kegiatan yang dilakuakan oleh manusia, untuk manusia.
  2. Rangkaian kegiatan yang ada merupakan suatu proses dimana kegiatan pendidikan nanatinya akan bersifat kompleks dan unik yang berbeda dengan tujuan perusahaan untuk memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya ; tujuan kegiatan pendidikan ini tidak terlepas dari tujuan pendidikan secara umum dan tujuan pendidikan yang telah ditetapkan oleh suatu bangsa.
  3. Proses pengelolahan ini dilakukan secara bersamaan oleh pihak-pihak yang ada dalam lingkup organisasi tersebut, dan suasana kerja harus terjaga dengan kondisi yang harmonis.
  1. Proses itu dilakukan dalam rangka mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya, yang dalam hal ini meliputi tujuan yang bersifat umum (skala tujuan umum) dan yang diemban oleh tiap-tiap organisasi pendidikan (skala tujuan khusus).

Secara umum dalam manajemen pendidikan memiliki tiga teori yaitu teori klasik, teori neo-klasik, teori modern. Salah satu tujuan lahirnya teori ini adalah sebagai acuan dan pedoman yang digunakan setiap lembaga atau organisasi dalam megikut sertakan manajemen.

Pendekatan modern pada teori modern berdasarkan hal yang sifatnya situasional. Dalam hal ini seseorang beradaptasi dengan situasi yang dihadapi, serta dalam pengambilan keputusan harus disesuaikan dengan kondisi serta situasi tertentu pada lingkungan yang ada.

Pada teori modern berasumsi bahwa manusia itu berlainan dan berubah, baik kebutuhannya,  reaksinya, tindakannya yang semua bergantung pada lingkungan. Selanjutnya manusia itu bekerja dalam suatu sistem untuk mencapai tujuan tertentu.

Selain adanya teori yang diterapkan dalam manajemen pendidikan, juga terdapat suatu pandangan tertentu atau paradigma yang dibagi menjadi tiga kelompok diantaranya:

  1. Paradigma konservstif paradigma ini memiliki pandangan bahwa ketidak sederajatan masyarakat mustahil bisa di hindari serta sudah merupakan ketentuan sejarah atau bahkan takdir tuhan
  2. Paradigma liberal merupakan berpandangan bahwa memang ada masalah di masyarakat, tetapi pendidikan tidak ada peranannya dengan politik dan ekonomi masyarakat
  3. Paradigma kritis memiliki pandangan bahwa pendidikan merupakan arena perjuangan politik  ( yang menyangkut kesadaran hak-hak politik warga)

Demikian artikel yang membahas mengenai Manajemen Pendidikan, Teori Pendidikan, Paradigma Manajemen Pendidikan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda.

Artiekel Yang Terkait:

manajemen pemasaran

Fungsi Manajemen Pemasaran

Manajemen Pemasaran

Manajemen Pemasaran~ Tahukah anda ? didalam suatu pemasaran terdapat sebuah pengkordinasian, pengaturan, perencanaan bahkan membuat strategi yang jitu agar dalam kegiatan pemasaan tersebut dapat dicapainya tujuan secara maksimal.

Pengkordinasian, pengaturan, perencanaan yang telah disebutkan diatas dalam kegiatan pemasaran disebut dengan manajemen pemasaran. Manajemen pemasaran adalah suatu usaha untuk merencanakan, mengimplementasikan( yang terdiri dari kegiatan mengorganisaikan, mengarahkan, mengkoordinir ) serta mengawasi atau mengendalikan kegiatan pemasaran dalam suatu organisasi agar tercapai tujuan organisasi secara efesien dan efektif.

Salah  satu fungsi dari manajemen pemasaran ialah kegiatan menganalisis, kegiatan menganailsis yang dimaksud ialah suatu kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui keadaan pasar  beserta lingkungannya sehingga dapat dikatahui seberapa besar peluang untuk menduduki pasar serta seberapa besar ancaman yang harus dihadapi dengan pasar tersebut.

Fungsi-fumngsi manajemen pasar sendiri memiliki lima fungsi utama , yang diantaranya dapat dirumuskan sebagai berikut :

  1. riset konsumen,
  2. pengembangan produk,
  3. komunikasi-promosi,
  4. distribusi,
  5. penetapan harga dan pemberian service.

Kelima fungsi tersebut dilakukan dalam menajamen dengan tujuan untuk mengetahui, melayani, memenuhi dan memuaskan kebutuhan para konsumen selaku penikmat produk pasar.

Di dalam manajemen pasar sendiri memiliki beberapa konsep yang nantinya dijadikan sebagai bahan acuan untuk memenuhi kegiatan pemasaran. Konsep-konsep terseput dapat dirincikan sebagai berikut:

  1. Pasar sasaran dan segmentasi
  2. Tempat pasar, ruang pasar, dan metamarket
  3. Pemasar dan calon pelanggan
  4. Kebutuhan, keinginan, dan permintaan
  5. Produk, tawaran, dan merek
  6. Nilai dan kepuasan
  7. Pertukaran dan transaksi
  8. Relasional dan jaringan kerja
  9. Saluran pemasaran
  10. Rantai pasokan
  11. Persaingan
  12. Lingkungan pemasaran
  13. Program pemasaran

Dengan perkembangan teknologi saat ini, mengakibatkan pemasaran banyak terjadi dalam dunia teknologi. Contohnya saja internet. Di internat kita sering menjumpai produk-produk yang dipasarkan secara online.

Kemunculan internet untuk bidang pemasaran sangat membantu para penggerak bisnis perusahaan mendapatkan hasil yang lebih cepat, akurat, serta dapat mencakup kisaran yang amat luas, dengan biaya yang sedikit dengan kemampuan twar menawar harga yang sesuai, sehingga banyak sekali perusahaan yang menciptakan situs web ersendiri untuk memperkenalkan produknya serta layanan yang disediakan kepada para konsumen yang membutuhkan.

Internet sebagai sarana yang paling mudah dijangkau pada masa kini membuat pemasaran produk berjaan lebih mudah dan sederhana, dan tak kalah menjanjikannya. Selain berbisnis dengan menggunakan internet manajemen pemasaran kita akan tertarget secara otomatis menjadi lebih efisien dan efektif yang dapat ditinjau dari segi biaya, waktu serta tenaga. Namun sebenarnya masih banyak lagi keuntungan yang lebih yang didapat dari pemasaran melalui internet.

Demikian artikel yang membahas mengenai Manajemen Pemasaran, Fungsi Manajemen Pemasaran, Manajemen Pemasaran Internet. Semoga artikel ini dapat bermanfaat sebagai bahan acuan refrensi anda.

Artikel Yang Terkait:

manajemen

Fungsi Manajemen Menurut Para Ahli

Fungsi Manajemen

Fungsi Manajemen~ Fungsi manajemen sangat berperan aktif dalam kegiatan organisasi, perusahaan, kelompok, bahkan dirisendiri agar segala apa yang dikerjakan berjalan dengan teratur. Manajemen digunakan untuk mengatur, merencanakan, dan mengontrol jalannya perusahaan sehingga tujuan dari perusahaan tersebut dapat dicapai.

Manajemen salah satu bidang yang selalu ada pada setiap bidang pekerjaan. Jika pekerjaan anda sebagai seorang manajer pastinya anda dituntut untuk memiliki skill, dedikasi, dan keberutangan dalam melakukan pekerjaan , sehingga jika anda dapat memenuhi point tersebut mungkin anda akan mendapatkan pangkat yang tinggi dalam pekerjaan anda.

Manajemen sebagai ilmu tidak hanya bermanfaat untuk perusahaan saja, akan tetapi juga dapat diaplikasikan di dalam diri sendiri untuk me-manage  diri sendiri, pengelolahan kelompok, bahkan negara juga memerlukan manajemen.

Griffin menjelaskan bahwa manajemen merupakan suatu proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, serta pengontrolan sunber daya yang ada untuk menjapai target (goals)  secara efektif dan efesien.

Efektif disini diartikan sebagai suatu tujuan untuk mencapai perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.

Dari sini juga banyak istilah manajemen yang diartikan kedalam tiga pengertian yaitu:

  1. Manajemen sebagai suatu proses
  2. Manajemen sebagai kolektivitas orang-orang yang melakukan aktivitas manajemen
  3. Manajemen sebagai suatu seni (Art) dan sebagai ilmu pengetahuan (Science)

Fungsi manajemen sendiri menekankan pada suatu elemen-elemen yang pada dasarnya melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan.

Namun sebenarnya fungsi manajemen sendiri telah ada sejak industrialis berkembangsaan Perancis yaitu Henry Fayol pertama kali memperkenalkannya pada awal abad ke-20. Ketika itu beliau menyebutkan lima fungsi manajemen, yaitu merancang, mengorganisir, memerintah, mengordinasi, dan mengendalikan. Namun saat ini, kelima fungsi tersebut telah diringkas menjadi tiga, yaitu:

  1. Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan, fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan.
  2. Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakannya, bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan, siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut, pada tingkatan mana keputusan harus diambil.
  3. Pengarahan (directing) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha

Demikian arikel yang berisi tentang Pengertian Manajemen, Istilah Manajemen Fungsi Manajemen. Semoga artikel sederhana ini dapat memberikan wawasan untuk anda, dan semoga artikel ini dapat menjadi bahan acuan refrensi anda.

Artikel yang Terkait:

manajemen

Proposal Tesis Manajemen Pendidikan

Proposal TesisProposal Tesis~   Saat seseorang menempuh pendidikan dijenjang perguruan tinggi tingkat strata dua (S2), syarat yang diajukan untuk kelulusan ialah membuat sebuah karya tulis penelitian yang murni langsung diteliti oleh seseorang tersebut.

Karya tulis tersebut disebut dengan Tesis, setelah seseorang selesai melakukan sebuah penelitian sebagai syarat kelulusan gelar yang didapat ialah magister.

Dalam membuat tesis, tema dan judul tidak jauh dari program studi yang telah ditempuh. Namun, sebelum mengajukan penelitian atau tesis, seseorang diwajibkan mengajukan sebuah proposal yang menjadi suatu usulan diajukannya penelitian tesis.

Proposal inilah yang bisa dikatakan merupakan langkah awal sebuah perjalanan penelitian anda. Setelah proposal telah memperoleh persetujuan selanjutnya anda akan mendapat bimbingan yang lebih dari dosen pembimbing yang nantinya akan berjasa pada pembuatan tesis anda.

Salah satunya ialah manajemen pendidikan, dalam tesis manajemen pendidikan yang sering dibahas seperti pengkururan kinerja guru, aktivitas unsur-unsur pendidikan, atau bahakan kegiatan dalam pendidikan tersebut. Tema yang bisa diangkat dalam menyusun tesis manajemen pendidikan beragam tergantung dari obyek yang akan kita kaji.

Dalam melakukan penelitian, lingkungan yang dituju ialah lingkungan lembaga pendidikan seperti sekolah, pesantren, dan lembaga pendidikan lainnya.

Pendidikan merupakan sebuah kata yang sangat familiar kita dengarkan di dalam hidup sehari hari, sebab pendidikan merupakan kegiatan penting yang dilakukan oleh hampir semua irang dari lapisan masyarakat.

Pendidikan sebagai sesuatu yang penting memang tidak terlepas dari banyaknya pendapat dan asumsi tentang arti dan definisi pendidikan yang sebenarnya. Sehingga banyak pula persepsi yang timbul dengan adanya banyak pengertian serta definisi yang ada.

Pada zaman yang serba modern ini banyak istilah yang menunjuk kedalam pelayanan kegiatan yaitu manajemen, pengelolaan, pengaturan dan sebagainya, yang didefinisikan oleh berbagai ahli secara bermacam-macam.

Berbicara masalah pendidikan, dalam bidang ini pun pendidikan masih membutuhkan ilmu manajemen yang nantinya akan menjadi suatu acuan terjadinya kegiatan yang sistematis. Manajemen pendidikan merupakan keseluruhan kegiatan yang dilakukan dengan kerja sama antara kedua belah pihak dengan tujuan untuk mencapai pendidikan yang telah ditetapkan.

Ada pula yang mengatakan bahwa manajemen pendidikan merupakan serangkaian kegiatan yang dapat berupa proses pengelolaan usaha kerjasama sekelompok manusia yang tergabug dalam organisasi pendidikan, untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan sebelumnya, agar efektif dan efisien.

Agar suatu manajemen dapat dipahami secara rinci dan dalam, Mulyani A. Nurhadi menekankan adanya ciri-ciri atau pengertian Manajemen Pendidikan tersebut sebagai berikut :

  1. Manajemen merupakan rangkaian aktivutas serta kegiatan yang dilakuakan oleh manusia, untuk manusia.
  2. Rangkaian kegiatan yang ada merupakan suatu proses dimana kegiatan pendidikan nanatinya akan bersifat kompleks dan unik yang berbeda dengan tujuan perusahaan untuk memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya ; tujuan kegiatan pendidikan ini tidak terlepas dari tujuan pendidikan secara umum dan tujuan pendidikan yang telah ditetapkan oleh suatu bangsa.
  3. Proses pengelolahan ini dilakukan secara bersamaan oleh pihak-pihak yang ada dalam lingkup organisasi tersebut, dan suasana kerja harus terjaga dengan kondisi yang harmonis.
  1. Proses itu dilakukan dalam rangka mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya, yang dalam hal ini meliputi tujuan yang bersifat umum (skala tujuan umum) dan yang diemban oleh tiap-tiap organisasi pendidikan (skala tujuan khusus).

Fungsi manajemen yang terdapat dalam pendidikan meliputi fungsi perencanaan atau planning, fungsi pengorganisasian atau organizing, fungsi pengarahan atau directing, dan fungsi pengendalian atau controlling.

Pada fungsi perencanaan merupakan fungsi awal yang dilakukan dalam kegiatan me-manage sesuatu. Perencanaan sendiri merupakan proses dimana kegiatan kegiatan untuk menyajikan secara sistematis segala kegiatan yang akan dilaksanakan untuk mencapai tujuan tertentu.

Dengan adanya perencanaan, fungsi manajamen berguna untuk menetapkan tujuan yang akan dicapai, menetapkan biaya, menetapkan segala peraturan-peraturan dan pedoman-pedoman yang harus dilaksanakan. Perencanaan dapat diartikan sebagai penetapan tujuan, budget, policy prosedur, dan program suatu organisasi.

Pengorganisasian menurut Heidjarachman Ranupandojo adalah kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok orang untuk mencapai tujuan tertentu, pelaksanaannya dengan membagi tugas, tanggung jawab, serta wewenang di antara kelompoknya, ditentukan juga yang akan menjadi pemimpin dan saling berintegrasi dengan aktif.

Penggerakan berfungsi untuk merealisasikan hasil perencanaan dan pengorganisasian. Fungsi ini merupakan fungsi untuk memotifasi bawahan atau pekerja untuk bekerja dengan sungguh-sungguh supaya tujuan dari organisasi dapat tercapai dengan efektif. Fungsi ini sangat penting untuk merealisasikan tujuan organisasi.

Fungsi pengawasan menjamin segala kegiatan berjalan sesuai dengan kebijaksanaan, strategi, rencana, keputusan dalam program kerja yang telah dianalisis, dirumuskan serta ditetapkan sebelumnya.

Berbicara menenai manajemen pendidikan, manajemen pendidikan sendiri memiliki ruang lingkup yang dapat dibagi menjaadi tiga bagian yaitu Wilayah Kerja, Menurut Objek garapan, dan Menurut Fungsi Kegiatan.

Jika ditelisik menurut wilayah kerjanya ruang lingkup manajemen tadi dapat berupa Manajemen seluruh negara, manajemen satu propinsi, manajemen satu unit kerja, dan manajemen kelas.

Objek garapan dari manajemen pendidikan tadi yang nantinya akan menjadi sebuah pengaturan serta pengelolahan terhadap manajemen siswa yang masuk dalam kategori peserta didik, manajemen ketenaga pendidikan, manajemen sarana-prasarana, manajemen tata laksana pendidikan, manajemen pembiayaan dan manajemen humas.

Sedangkan menurut fungsi kegiatan dari manajemen pendidikan tadi meliputi , merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, mengkoordinasikan, mengko-munikasikan, mengawasi atau mengevaluasi. Tentu semuanya harus dilakukan dan dirancang seefisien dan seefektif mungkin.

Fungsi manajemen yang terdapat dalam pendidikan meliputi fungsi perencanaan atau planning, fungsi pengorganisasian atau organizing, fungsi pengarahan atau directing, dan fungsi pengendalian atau controlling.

Demikian artikel yang membahas mengenai Proposal Tesis Manajemen Pendidikan, Fungsi Manajemen Pendidikan, Ruanglingkup Manajemen Pendidikan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda.

Artiekel Yang Terkait:

manajemen

Manajemen Lembaga Pendidikan Islam

Lembaga Pendidikan IslamLembaga Pendidikan Islam~ Tahukah anda bahwa manajemen merupakan suatu bidang ilmu yang sangat dibutuhkan disemua bidang? Yah memang manajemen merupakan ilmu yang digunakan dalam melakukan segala pengelolahan dan perencanaan dalam setiap kegiatan, tak terkecuali kegiatan dalam lembaga pendidikan Islam.

Manajemen merupakan alat untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Manajemen yang baik akan memudahkan terwujudnya tujuan perusahaan, karyawan, da masyarakat. Dengan manajemen, daya guna dan hasil guna unsure-unsur manajemen akan dapat ditingkatkan.

Selain itu, manajemen merupakan suatu cara meningkatkan performansi secara terus menerus pada setiap level operasi atau proses, dalam setiap area fungsional dari suatu organisasi, dengan menggunakan semua sumber daya manusia dan modal yang tersedia.

Melihat perkembangan yang ada pada manjamen, para pakar berusaha mencari berbagai konsep mengenai manajemen yang nantinya akan dijadikan sebuah pedoaman pelaksaan segala kegiatan dalam organisasi tersebut.

Tak terkecuali pda lembaga pendidikan Islam, pada lembaga pendidikan Islam tidak jauh beda dengan lembaga pendidikan yang lainya. Mereka membutuhkan suatu pengaturan, pengolahan serta pengawasan terhadap jalannya kegiatan belajar mengajar.

Ulama Islam KH. Ali selaku Ketua Dewan Majelis Ulama Indonesia menuturkan bahwa manajemen menurut pandangan Islam ialah suatu perwujudan amal sholeh yang tindakannya diukur dengan niat baik. Sehingga dari niat baik tersebut akan muncul sebuah motivasi yang nantinya akan menghasilkan sebuah aktivitas yang baik pula.

Dalam Islam yang menjadi landasan utama manajemen yaitu kebenaran, kejujuran,keadilan serta keahlian. Seorang manajer yang baik harus bisa memiliki sifat serta sikap seperti yang dijabarkan tadi. Dalam Islam sendiri menekankan sebuah kepemimpinan yang menjadi faktor utama terjadinya suatu manajemen.

Dalam Islam tidak pernah mengeal perlakuan diskriminasi berdasarkan berdasarkan suku, agama, atau pun ras. Dalam Islam juga menganjurkan yang namanya pluralitas dalam bisnis ataupun manajemen.

Dalam Islam juga dikenal pilar etika sebuah manajemen pendidikan, menurut Islam pilar tersebut meliputi:

  1. Pilar pertama, tauhid artinya memandang bahwa segala aset dari transaksi bisnis yang terjadi di dunia adalah milik Allah, manusia hanya mendapatkan amanah untuk mengelolanya.
  2. Pilar kedua, adil artinya segala keputusan menyangkut transaksi dengan lawan bisnis atau kesepakatan kerja harus dilandasi dengan akad saling setuju.
  3. Pilar ketiga, adalah kehendak bebas artinya manajemen Islam mempersilahkan umatnya untuk menumpahkan kreativitas dalam melakukan transaksi bisnisnya sepanjang memenuhi asas hukum ekonomi Islam, yaitu halal.
  4. Dan keempat adalah pertanggungjawaban artinya Semua keputusan seorang pimpinan harus dipertanggungjawabkan oleh yang bersangkutan.

Keempat pilar tersebut akan membentuk konsep etika manajemen yang fair ketika melakukan kontrak-kontrak kerja dengan perusahaan lain atau pun antara pimpinan dengan bawahan.

Seorang pemimpin harus bersikap lemah lembut inilah yang membedakan ciri manajemen Islami dengan manajemen ala budaya barat. Namun dalam hal tersebut tidak melupakan serta tidak lantas menghilangkan ketegasan dan disiplin. Jika karyawan tersebut melakukan kesalahan, tegakkan aturan. Penegakkan aturan harus konsisten dan tidak pilih kasih.

Demikian artikel yang membahas mengenai Manajemen Pendidikan Islam, Unsur Manajemen, Pilar Manajemen Islam, Pentingnya Ilmu Manajemen. Semoga artikel ini dapat bermanfaat sebagai bahan acuan refrensi anda.

Artiekel Yang Terkait: