Aug 02

Teori Manajemen Teori Manajemen Keuangan Modern Teori Manajemen Keuangan Modern manajemen

Teori Manajemen~Dalam illmu manajemen dibagi atas beberapa kajian. Salah satu kajian manajemen ialah menajemen keuangan.

Melihat bahwa arti dari manajemen sendiri ialah suatu poses pengelolahan, pengaturan, da pengendalian agar dapat mencapai tujuan yang diinginkan. Maka, manajemen keuangan bisa diartikan juga sebagai suatu kegiatan memanage sumber modal pemilik perusahaan dengan cara pengguanaan sumber modal yang seefisien mungkin.

Tujuan dengan adanya manajer keuangan untuk mengelola dana perusahaan pada suatu perusahaan secara umum adalah untuk memaksimalisasi nilai perusahaan. Dengan demikian apabila suatu saat perusahaan dijual maka harganya dapat ditetapkan setinggi mungkin.

Adapun fungsi dari manajemen ialah, sebagai berikut:

1. Perencanaan Keuangan

Membuat rencana pemasukan dan pengeluaraan serta kegiatan-kegiatan lainnya untuk periode tertentu.

2. Penganggaran Keuangan

Tindak lanjut dari perencanaan keuangan dengan membuat detail pengeluaran dan pemasukan.

3. Pengelolaan Keuangan

Menggunakan dana perusahaan untuk memaksimalkan dana yang ada dengan berbagai cara.

4. Pencarian Keuangan

Mencari dan mengeksploitasi sumber dana yang ada untuk operasional kegiatan perusahaan.

5. Penyimpanan Keuangan

Mengumpulkan dana perusahaan serta menyimpan dana tersebut dengan aman.

6. Pengendalian Keuangan

Melakukan evaluasi serta perbaikan atas keuangan dan sistem keuangan pada paerusahaan.

7. Pemeriksaan Keuangan

Melakukan audit internal atas keuangan perusahaan yang ada agar tidak terjadi penyimpangan.

Dalam kaijan ilmu manajemen keuangan sendiri, terdapat suatu teori yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengelolahan keuangan. Adapun teori tersebut meliputi sebagai berikut:

1. Konsep Pasar Modal Sempurna (Perfect Capital Markets)

Kebanyakan dari teori keuangan awal dibentuk dengan asumsi pasar modal sempurna. Secara umum, pasar modal sempurna memiliki karakteristik sebagai berikut :

  • Tidak ada biaya transaksi
  • Tidak ada pajak
  • Ada cukup banyak pembeli dan penjual
  • Baik individu maupun perusahaan memiliki kemampuan yang sama dalam akses ke pasar
  • Tidak ada biaya informasi sehingga setiap orang memiliki informasi yang sama
  • Setiap orang memiliki harapan yang sama
  • Tidak ada biaya yang berhubungan dengan hal kesulitan keuangan.

Jelas bahwa tidak semua asumsi tersebut berlaku di dunia nyata. Namun demikian, suatu teori hendaknya tidak menilai dari realistis atau tidak asumsinya tetapi dinilai dari seberapa konsisten teori tersebut dengan perilaku yang aktual.

2. Analisa Arus Kas yang di Diskonto (Discounted Cash Flow Analysis)

Pada manajemen keuangan, kita akan banyak berhubungan dengan aktiva finansial maupun aktiva riil yang nilainya diperoleh langsung dari seluruh arus kas yang akan dihasilkan oleh aktiva tersebut. Proses menilai arus kas di masa mendatang disebut analisis Discounted Cash Flow (DCF). Karena hampir semua keputusan keuangan berhubungan dengan masa mendatang, jelas bahwa keputusan keuangan selalu melibatkan analisis DCF. Konsep dasar DCF ada pada nilai waktu uang (time value of money) yang dikembangkan oleh John Burr Williams dan Myron J. Gordon.

3. Teori Penentuan Harga Option (Option Pricing Theory)

Suatu option (opsi) adalah hak untuk membeli atau menjual suatu aktiva pada harga yang telah ditentukan sepanjang periode waktu yang telah ditentukan. Teori ini menawarkan suatu penilaian harga atau premi call dan put option. Implikasi dari teori ini adalah berkembang pesat untuk option, terutama option pada aktiva finansial,secara pesat di Amerika Serikat dan bursa besar lainnya diseluruh dunia. Teori ini membantu memahami penilaian sekuritas yang memiliki sifat option seperti warrant dan obligasi konversi. Teori ini secara formal dikembangkan oleh Fisher Black dan  Myron Scholes yang sering disebut Black-Ccholes Option Pricing  Model.

Demikian artikel yang membahas mengenai Fungsi Manjemen Keuangan, Teori Manajemen Keuangan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat sebagai bahan acuan refrensi anda.

Artikel yang Terkait: