Monthly Archives: December 2014

Manajemen Karir

Pengaruh Manajemen Karir Terhadap Kesuksesan Karir

Manajemen KarirManajemen Karir~ Kemajuan teknologi, persaingan global dan struktur organisasi yang berkembang telah mengubah cara orang memahami dan menangani karir mereka.  Akan tetapi, lingkungan kerja yang dinamis saat ini dan organisasi yang lebih  modern  telah mengubah model  tradisional  menjadi model yang menonjolkan perkembangan multidireksional dan tak dapat diprediksikan baik didalam maupun antar organisasi.

Individu sekarang diharapkan akan mengarahkan karir dan kesempatan belajar seumur hidup mereka. Sejalan dengan kebutuhan akan manajemen karir oleh diri sendiri  maka  semakin ditekankan kualitas pribadi yang diperlukan  bagi kesuksesan manajemen karir.

Dalam lingkungan  perusahaan sekarang ini, kompetensi karir telah menjadi semakin penting, tanggung jawab atas manajemen karir terletak baik pada individu maupun pada organisasi tempat mereka bekerja.

Manajemen Karir

Manajemen karir merupakan sederet kegiatan yang ada dalam suatu instansi atau organisasi untuk memiliki opsi, nilai, serta memiliki hak pemberian tugas sebagai daya upaya mengembangkan karyawan yang berkualitas untuk kebutuhan organisasi.

Dalam manajemen tentu saja ada suatu kegiatan yang utama yaitu sebuah perencanaan. Perencanaan karir dibuat sedemikian rupa sebagai acuan untuk penilaian perubahan.

Perencanaan karir juga dibuat sebagai suatu penentu kemana karir ini kana dikembangakan. Perencanaan karir umumnya ada pada individu saja, akan tetapi jika ingin sejalan suatu perusahaan tentu juga harus melihat rencana karir individu tersebut.

Keberhasilan Karir

Sukses karir menjadi perhatian  tidak hanya bagi individu  tetapi juga untuk  organisasi  karena keberhasilan  pribadi karyawan  akhirnya dapat berkontribusi bagi keberhasilan  organisasi.

Keberhasilan dapat dilihat dan oleh karena itu  dievaluasi secara objektif oleh orang lain, seperti sebagai pencapaian gaji dan jumlah promosi  dalam karir  seseorang  dan cara kedua  sukses karir  yang dioperasionalkan  adalah dengan  variabel  yang mengukur  subjektif atau sukses karir intrinsik.

Dalam suatu manajemen karir tentu saja dibutuhkan suatu ukuran keberhasilan karir. Ukuran keberhasilan karir tersebut yang nantinya menjadi indikator tiap-tiap individu. Adapun ukuran keberhasilan karir meliputi:

  1. Menjadi wirausahawan
  2. Memiliki potensi yang bagus dilapangan kerja milik orang
  3. Mampu bekerja lebih baik dibandingkan dengan orang lain
  4. Memiliki tanggung jawab penuh
  5. Keberhasilan dalam mengolah pekerjaan dapat ditunjukkan dengan prestasi yang memuaskan.

Demikian artikel yang membahas tentang Manajemen Karir, Kesuksesan Karir, Serta Tolak Ukur Kesuksesan Karir. Semoga artikel yang Kami sajikan mampu menambah wawasan Anda.

Tenaga kerja Indonesia

Perbaikan Manjemen Tenaga Kerja Indonesia

Tenaga kerja IndonesiaKetenagakerjaan~ Mengingat banyaknya kasus yang ada dan telah dihadapi oleh berbagai pihak terkait TKI sangat dinamis sekali memimbulkan pertanyaan besar, apa manajemen sumber daya manusia yang dilakukan sudah tepat atau belum ?

Sebagai pahlawan devisa tentu saja harus ada berbagai pemenuhan hak yang sesuai dengan kebutuhan para pahlawan devisa tersebut. Dalam mengelolah sumber daya manusia tentu saja memiliki peran utama dalam terlaksannya TKI.

Lantas manajemen sumber daya manusia yang seperti apa yang cocok diterapakan pada setiap tenaga kerja yang ada ? tentu saja manjemen sumber daya manusia yang efisien dan efektif yang mampu menyeimbangkan antara kinerja dan hasil.

Manajemen Sumber Daya Manusia

Bagian yang terpenting dalam mengelolah sumber daya adalah pengelolahan sumber daya manusia itu sendiri. Banyangkan saja meskipun sumber daya alam yang dimiliki berkualitas akan tetapi pengelolahannya ditangani oleh sumber daya manusia yang erndah tidak akan memiliki hasil yang maksimal.

Manajemen sumber daya manusia atau MSDM merupakan satu kesatuan dari berbagai integral yang ada dari berbagai organisasi yang ada yang dapat ditemukan dalam lingkup keseharian. Manajemen ssumber daya manusia sendiri lebih emnekankan pada kativitas departemen pengelolahan manusia, yaitu tenaga kerja.

Manjemen sumber daya manusia merupakan serangkaian dari berbagai kegiatan yang ada dalam fungsi manajemen yang lebih menitikberatkan pengelolahan, pengaturan, pengembangan pada sumber daya manusia.

Dengan kata lain sumber daya manusia merupakan hal yang paling patur terorganisir dengan baik dan efisien agar mampu mengelolah segala sumber daya yang ada di muka bumi ini. Dalam menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas tentu saja dapat dilakukan berbagai upaya.

Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia yang ada akan bermanfaat bagi organisasi atau perusahaan yang ia naungi. Misalnya saja memberikan berbagai pelatihan khusus pada tenaga kerja akan meningkatkan keterampilannya.

Mengingat bahwa cakupan ilmu manajemen sanga luas, ada berbagai tanggug jawab yang harus diemban oleh manajemen sumber daya manusia itu sendiri. Adapun tanggung jawab dari manajemen sumber daya manusia meliputi:

  1. Menilai kinerja tenaga kerja
  2. Adanya desain organisasi
  3. Adanya pengaturan tenaga kerja
  4. Adanya sistem penghargaan, asas manfaat, kepatuhan
  5. Pengembangan lewat pelatihan

Demikian artikel yang membahas Manajemen Tenega Kerja, Manajemen Sumber Daya Manusia, Tanggungjawab Manajemen Sumber Daya Manusia. Semoga artikel yang Kami sajikan mampu memberikan wawasan untuk Anda.

Artikel yang Terkait:

pariwisata

Potensi Dan Pemasaran Sektor Pariwisata Indonesia

pariwisataPemasaran Pariwisata~ Pada saat ini sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang memiliki kontribusi besar terhadap peningkatan taraf kehidupan masyarakat sekitar. Berkembangnya berbagai wisata yang ada tak luput dari pengaturan serta pengorganisasian pelaksanaan yang dilakukan oleh sumber daya manusia.

Pariwisata yang memiliki perkembangan yang sangat pesat akan menjadi slah satu objek utama mengembangkan potensi yang ada. Salah satunya pada Rinjani Dan Raja Ampat, kementrian Energi Dan Sumber Daya Mineral akan berjanji lebih mempercepat pembangunan wisata yang pada dasarnya akan banyak memanfaatkan sumber energi yang ada.

Pada kawasan Rinjani dan Raja Ampat akan dibangun sebuah wisata Geopark yang pada dasarnya bertujuan untuk menghasilkan devisa negara lebih banyak lagi. Dengan potensi alam yang dimiliki oleh Indonesia menteri yakin bahwa pada suatu saat nanti Indonesia akan mampu memiliki potensi Geopark yang hampir sama dengan Cina.

Dari sini tentu saja dibutuhkan suatu pelaksanaan pemasaran yang sangat efektif. Lantas kenapa seperti itu ? karena pariwisata juga diibaratkan sebagai suatu produk, produk yang akan dipasarkan kepada konsumen tentu saja membutuhkan pemasaran.

Dari sinilah pada nantinya akan dicetuskan bagaimana pemasaran pariwisata akan dilakukan, dengan tujuan pencapaian pundi-pundi devisa yang optimal, selain itu akan dijadikan suatu upaya peningkatan taraf hidup masyarakat setempat.

Pengertian Pemasaran Pariwisata

Pemasaran pariwisata merupakan suatu tata letak sistem yang pada dasarnya telah dirancang dan dikoordinir secara organisir sebagai langkah awal dari suatu kebijakan yang ada dalam perusahaan pariwisata.

Pemasaran wisata juga bertujuan mengenalkan potensi wisata yang dimiliki. Sehingga dalam menyusun rencana pemasaran dilakukan dengan mengaitkan ruang lingkup lokal, regional, nasional, dan internasional sehingga dapat diprediksinya kepuasan para wisatawan.

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa pemasaran pariwisata merupakan keseluruhan aktivitas yang diarahkan untuk memberikan informasi kepada konsumen yang bertujuan untuk memuaskan keinginan wisatawan sebagai konsumen. Untuk melaksanakan kegiatan ini perlu disusun suatu strategi pemasaran yang diarahkan pada usaha untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan wisatawan, khususnya pada target wisata yang akan dilayani.

Faktor-Faktor Keberhasilan Pemasaran

Dalam menjalani atau melakukan sesuatu seseorang akan menentukan target atau goals yang harus dicapai. Sama halnya dengan pemasaran tentu saja harus ada suatu target yang menjadi tolak ukur dari pemasaran tersebut.

Dalam melakukan pemasaran pariwisata tentu saja, dipengaruhi oleh faktor-faktor tertentu. Adapun faktor berhasilnya suatu pemasaran dari pariwisata meliputi:

  1. Mampu menghasilkan suatu produk atau wisata yang memiliki nilai dan potensi yang berbeda
  2. Adanya keseimbangan antara manfaat dan harga
  3. Adnya komunikasi yang baik antara pembeli dan usaha promosi
  4. Adanya saluran distribusi yang mampu menjamin ketersediaan situasi

Demikian artikel yang membahas Potensi Wisata Indonesia, Pemasaran Wisata Indonesia, Pengertian Pemasaran Pariwisata, Faktor-Faktor Keberhasilan Pemasaran. Semoga artikel yang Kami sajikan mampu memberikan wawasan untuk Anda.

Artikel yang Terkait:

perusahaan akun

Manajemen Keuangan Perusahaan

perusahaan akun

Keuangan Perusahaan~ Berbicara mengenai manajemen tentu saja kebanyakan orang akan mengasumsikannya hanya sebatas pengelolahan dan pengaturan dalam bidang-bidang tertentu. Hal ini sudah umum dilakukan banyak orang mengingat memang banyak pendefinisian dari arti kata tersebut dari beberapa pandangan, sehingga mungkin saja terjadi kesalahan persepsi.

Salah satunya dapat disebutkan manajemen keuangan, manajemen keuangan sendiri diartikan sebagai suatu usaha mengelolah sumber modalnya dengan cara semurah-murahnya dan menggunakan sumber modal tersebut secara efektif, efisien, dan seproduktif mungkin.

Di dalam sebuah perusahaan pastilah terdapat manajemen keuangan yang dikelola oleh seorang manajer keuangan. Seorang manajer keuangan yang profesional akan memahami keuangan perusahaannya dalam usur dan segi keungan yang baik. Hal tersebut tentunya diselingi dengan sikap yang bijaksana yaitu bagaimana cara mengelolah sumber modal tertentu, sehingga hal tersebut merupakn unsur terpenting suatu pencapaian perusahaan.

Seorang manajer keuangan perusahaan tentu saja harus menguasai segala unsur manajemen keuangan agar dapat menyelesaiakan masalah serta dapat memberikan solusi atas kendala yang terjadi pada keuangan perusahaan.

Seorang manajer perusahaan juga harus mengetahui segala aktivitas yang dilakuakan di dalam perusahaan khususnya mengenai keuangan. Untuk merealisasikan keuntungan yang maksimum seorang manajer perusahaan harus menganalisa sumber dana dan penggunaannya.

Aktivitas-aktivitas yang dilakukan oleh manajemen perusahaan sendiri sangat penting diperhatikan oleh seorang manajer keuangan perusahaan. Adapun aktivitas dari manajemen keuangan, meliputi :

  1. Aktivitas penggunaan dana, artinya segala aktivitas yang menginvestasikan dana segala aspek aktiva.
  2. Aktivitas pengelolahan dana, yang artinya segala aktivitas yang berhubungan dengan cara mendapatkan sumber dana, baik internal maupun eksternal.
  3. Aktivitas pengelolahan aktiva, pengelolahan aktiva dilakukan setelah dana yang di dapat dan telah dilakukan pengalokasian dana dalam bentuk aktiva.

Tergambar dari penjabaran di atas bahwa tugas pokok  manajemen keuangan ialah sebagai pengambil keputasan, pembiayaan kegiatan usaha, dengan demikian seorang manajer keuangan perusahaan akan membuatrencana yang maksimal dan matang untuk memasimalkan nilai perusahaannya.

Ada beberapa kegiatan pentinga yang harus dilakukan oleh seorang manjer keuangan perusahaan yang meliputi beberapa aspek diantaranya:

  1. Manajer keuangan perusahaan harus bekerja sama dengan manajer perusahaan yang lanya.
  2. Manajer keuangan perusahaan memusatkan perhatiannya pada pembiayaan yang dilakukan dengan investasi dan segala yang berhubungan dengan itu.
  3. Manajer keuangan harus bekerja sama dengan para manajer lain di perusahaan agar perusahaan dapat beroperasi seefisien mungkin
  4. Menyangkut penggunaan pasar uang dan pasar modal, manajer keuangan menghubungkan perusahaan dengan pasar keuangan, di mana dana dapat diperoleh dan surat berharga perusahaan dapat diperdagangkan.

Demikian artikel yang membahas mengenai Manajemen Keuangan Perusahaan, Tugas Pokok Manajer Keuangan, Aktivitas Manajemen Keuangan, Aspek Kegiatan Manajemen Keuangan. Artikel ini dibuat dengan tujuan yang tak lain ialah ingin menambah pengetahuan bagi pembaca, dan berharap artikel ini dapat dijadikan sebagai bahan acuan refrensi anda.

manajemen keuangan

Pengertian Manajemen Keuangan

manajemen keuangan

Manajemen Keuangan~ Dalam setiap organisasi atau peruahaan, tentu dan sudah jelas terdapat sebuah pengaturan, pengolahan serta pengendalian yang matang, tujuannya tidak lain ialah untuk memperlancar pekerjaan atau kegiatan yang ada.

Pengaturan, pengolahan, dan pengendalian tersebut disebut dengan manajemen. Dalam perusahaan ataupun organisasi sendiri terdapat berbagai bidang dalam manajemen, salah satunya ialah manajemen keuangan.

Manajemen keuangan sendiri merupakan segala aktivitas yang dilakuakan oleh pemilik dan manajemen perusahaan untukmenggunakan sumber modalnya seefektif mungkin serta seefisien mungkin dengan tujuan untuk memperoleh laba yang ditargetkan.

Dalam hal ini pengertian manajemen keuangan sendiri mengalami perkembangan yang sangat pesat. Ada pengertian dari manajemen keuanga yang hanya mengutamakan aktivitas memperoleh dana, ada juga pengertian yang menyebutkan bahwa manajemen keuanga merupakan aktivitas pencarian dana, pengolahan dana, serta pengelolahan terhadapa aktivitas lainnya.

Hal ini dapat menyebabkan kesimpangsiuran sehingga terjadinya suatu kesalahan persepsi masing-masing individu. Oleh karenanya sebagai manusia yang berwawasan kita perlu memahami secara mendalam apa dan makna sesungguhnya dari manajemen keuangan tersebut.

Untuk merealisasikan keuntungan yang maksimal, suatu perusahaan menganalisa sumber dananya dengan cara yang khusus. Seorang manajer harus mampu mempelajari serta memahami bagaimana peredaran uang baik bersifat internal maupun external.

Dalam manajemen keuangan memiliki kepentingan yaitu sebagai penentu jumlah aktiva yang layak untuk diinvestasikan serta membelanjakan aktiva aktiva tersebut. Untuk memperoleh dana seorang manajer harus bisa memperolehnya dari dalam maupun luar perusahaan. Biasanya sumber dana perusahaan yang berasal dari luar didapat di pasar modal, yang berbentuk hutang atau modal sendiri.

Setelah penjabaran yang dilakukan di atas, tentu sekali lagi kita perlu mengetahui dengan seksama apa arti kata atau definisi dari manajemen keuangan itu sendiri. Hal tersebut mendorong para ahli untuk mengungkapakan pendapatnya melalui definisi, meiputi :

  1. Liefman, mengungkapakan bahwa manajemen keuangan merupakan segala aktivitas yang dilakuakan utuk menyediakan uang dan menggunakan uang tersebut untuk memperoleh aktiva yang lebih.
  2. Suad Husnan, disini beliau berpendapat bahwa manajemen keuangan merupak segala aktivitas yang dilakukan mengatur segal fungsi-fungsi dari manajemen itu sendiri.
  3. James Van Horne, mengungkapakan bahwa manajemen keuangan ialah segala usaha yang dilakuakan untuk memperoleh dana, pendanaan, an pengelolahan aktiva yang lainnya.
  4. Bambang Riyanto, berpendapat bahwa manajemen keuangan merupakan keseluruhan aktivitas yang ada di dalam perusahaan, yang aktivitasnya berhubungan dengan usaha memperoleh dana yang diperlukan untuk memperoleh laba, serta usaha untuk mengelola sumber dana seefisien mungkin.

Segala sesuatu yang ada di dalam kehidupan ini memiliki fungsi-fungsi tersendiri, tak terkecualai dengan fungsi manajemen keuangan yang berfungsi sebgai berikut:

  1. Perencanaan Keuangan artinya membuat suau rencana tertentu meliputi kegiatan pemasukan serta pengeluaran pada kegiatan tertentu dan untuk periode tertentu.
  2. Penganggaran keuangan artinya suatu tindakan khusus yang dilakukan secara detail terhadap pengeluaran dan pemasukan.
  3. Pengelolahan keuangan artinya menggunakan semua sumber modal perusahaan seefisien mungkin.
  4. Pencarian keuangan artinya mencari serta mengeksploitasi sumber dana modal utuk kegiatan oprasional perusahaan.
  5. Penyimpanan keuangan artinya ialah aktivitas menyimpan dana atau harta perusahaan dengan tujuan mengamankan dana tersebut.
  6. Pengendalian keuangan artinya perbaikana serta pengevaluasian sistem keuanagn yang ada didalam perusahaan.
  7. Pemeriksaan keuangan artinya melakukan suatu kegiatan audit internal ataus keuangan agar tidak terjadi suatu penyimpanagan keuangan perusahaan.
  8. Pelaporan keuangan suatu kegiatan penyedian informasi mengenai keadaan keuangan perusahaan sekaligus sebagai bahan evaluasi.

Demikian artikel yang membahas mengenai Pengertian Manajemen Keuangan, Fungsi Manajemen Keuangan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat sebagai bahan refrensi untuk anda.

Usaha Ternak Sapi

Peninjauan Ulang Usaha Ternak Sapi Dengan Kriteria Perikebinatangan

Usaha Ternak SapiUsaha Tani~ Berbicara masalah impor tentu saja sudah diketahui bahwa negara kita yaitu Indonesia memiliki aktivitas rutin yaitumengimpor dagig sapi dari Australia. Dengan ini perlu dilakukan sebuah peninjauan ulang atas lingkungan yang ada disekitar peternakan tersebut.

Seperti apa yang telah dilakukan oleh Dahlan Iskan yang melakukan peninjauan ulang terhadap tempat ternak daging sapi yang akan diimpor di Indonesia. Beliau menuturkan bahwa peternakan tersebut telah memiliki kriteria yang ditentukan yaitu berperikebnatangan.

Beliau juga menuturkan bahwa kandang dari peternakan tersebut masih dapat memuat sapi berjumlah 2000 ekor, bahkan sistem penimbangan berat badan sudah dilakukan secara audit oleh tim Australia. Dari hasil audit tadi dinyatakan bahwa kandang peternakan yang ada telah memnuhi kriteria.

Lantas yang emnjadi fenomena yang tak asing lagi yaitu harga daging impor relatif lebih murah dibandingkan dengan daging lokal. Hal ini lah kadang yang membuat para usaha ternak sapi lokal merasa khawatir akan masa depan usaha mereka.

Usaha Peternakan sapi

Usaha Peternakan sapi adalah Usaha  peternakan rakyat dengan pemeliharaan yang sederhana, skala usaha yang kecil, modal usaha terbatas dan merupakan usaha sampingan dan minimnya pengetahuan tentang beternak sapi potong, begitu pula sumberdaya yang dimiliki masih rendah sehingga berdampak pada pendapatan yang rendah pula.

Peternak berdampak pada kegiatan usaha yang dapat dilihat dari berbagai bentuk perilaku dalam beternak seperti ketidakseriusan dan kurang terarahnya kegiatan usaha ternak yang berpengaruh pada produktifitas usaha, kurang tanggap terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi serta rendahnya kreatifitas yang akhirnya usaha beternak sapi potong tersebut secara ekonomis kurang menguntungkan.

Motivasi Usaha Ternak Sapi Rakyat

Motivasi pemeliharaan ternak ruminansia dapat digolongkan dalam beberapa motif antara lain :

  1. Motif ekonomi yang bertujuan memperoleh tambahan pendapatan dan tabungan serta anak keturunannya,
  2. Motif penggunaan pupuk kandang dan tenaga kerja ternak,
  3. Motif sosial,
  4. Motif pengisi waktu (Lestari dalam  Haryadi, 2004).

Menurut Haryadi (2004) mengatakan jenis-jenis motif, penyusun motivasi, digolongkan sebagai berikut :

  1. Motif ekonomi yang mengungkap alasan beternak sapi potong untuk tambahan pendapatan dan tabungan,
  2. Motif pemanfaatan hasil ternak yang berisi pernyataan tentang pemanfaatan tenaga kerja ternak kotoran ternak sebagai pupuk serta ternak hasil keturunannya,
  3.  Motif sosial yang mengungkap alasan untuk memperoleh status sosial dan hiburan,
  4. Motif pemanfaatan sumberdaya selain ternak yang meliputi pemanfaan tenaga kerja keluarga dan sisa hasil pertanian tanaman pangan.

Demikian artikel yang membahas tentang Kriteria Usaha Ternak Sapi, Usaha Peternakan Sapi Rakyat, Motivasi Usaha Peternakan Sapi. Semoga artikel yang Kami sajikan mampu memberikan wawasan yang luas untuk Anda.

Artikel yang Terkait: